Dark/Light Mode

Musda Golkar Bali Ditunda

Persaingan Korry Dan Demer Makin Hangat

Minggu, 25 Mei 2025 07:20 WIB
Ketua Steering Committee Musda Golkar Bali I Dewa Made Suamba Negara. (Foto: Istimewa)
Ketua Steering Committee Musda Golkar Bali I Dewa Made Suamba Negara. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persaingan dua calon Ketua DPD I Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry dan Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, makin hangat. Bahkan, Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Bali yang sedianya digelar, Jumat (23/5/2025) batal dilaksanakan.

Penundaan pelaksanaan Musda Golkar Bali beralasan karena Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia batal hadir di acara tersebut. Bertepatan dengangelaran Musda Golkar Bali ini, Bahlil juga memiliki agenda kenegaraan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Steering Committee Musda Golkar Bali I Dewa Made Suamba Negara menjelaskan,penundaan musda tidak ada kaitan dengan unsur politik terkait perebutan ketua Beringin Bali. Penundaan musda, kata dia, karena Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia tidak dapat hadir pada jadwal yang telah ditetapkan, Jumat (23/5/2025).

“Ini semata-mata karena komitmen Ketua Umum DPP Golkar Bahlil bahwa di seluruh Indonesia pelaksanaan musda itu beliau ingin bisa hadir,” kata Suamba, Sabtu (24/5/2025).

Baca juga : DPR Kepincut Sistem Smart Vertical Farming Di China

Suamba membantah penundaan musda terkait posisi Ketua DPD Partai Golkar Bali petahana Nyoman Sugawa Korry yang digoyang oleh calon baru Gede Sumarjaya Linggih.

Dia menegaskan, meski akan terjadi perebutan kursi, hubungan kedua politisi senior Beringin itu baik-baik saja dan setiap kandidat memiliki cara yang baik dalam berkompetisi.

“Pelaksanaan musda ini ka­mi sambut dengan penuh tang­gung jawab untuk menyukseskan dan Pak Sugawa sudah memerintahkan kepada kami agar melakukan yang terbaik,” tegasnya.

Semestinya, lanjut Suamba, persiapan musda yang akan digelar di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua sudah mencapai 90 persen. Bahkan, undangan, pembayaran gedung, hingga persiapan untuk gladi bersih dan pembukaan pendaftaran calon ketua sudah dilaksanakan.

Baca juga : Geledah 7 Lokasi, KPK Sita 8 Mobil Dan 1 Motor

Namun, pada Selasa (20/5/2025) pukul 23.45 WITA, dia mengaku mendapat kabar dari DPP bahwa Bahlil Lahadalia berhalangan hadir pada jadwal musda yang telah ditetapkan, Jumat (23/5/2025). Sehingga, atas dasar ketaatan dan arahan DPP, musda di Bali diundur.

“Jadi, sebagaimana perintah yang sudah disampaikan oleh DPP, maka kami sudah tindak lanjuti,” tegas Suamba.

Ketua Panitia Pelaksana Musda Golkar Bali Komang Suarsana menambahkan, adanya perintah penundaan pelaksanaan musda, akhirnya panitia menarik kembali surat undangan, dan membatalkan perjanjian yang sudah ada antar pihak. Padahal, kata dia, hampir 100 persen undangan terkirim, aparat keamanan, pengawalan yang sudah siap juga harus dibatalkan.

“Rugi biaya berapa dengan pembatalan musda ini? Kami tidak dalam menghitung untung atau rugi. Ini risiko mempersiap­kan maksimal sesuai perintah DPP, jadi ya harus jalan,” tegas Suarsana.

Baca juga : Jaga Daya Beli, Dorong Transformasi & Hilirisasi

Atas penundaan musda ini, Suarsana mengatakan, partainya belum menentukan tanggal terbaru pelaksanaan kegiatan lima tahunan tersebut. Saat ini, panitia masih menunggu arahan DPP Golkar.

Untuk calon Ketua Golkar Bali, Suarsana menjelaskan, biasanya pihaknya akan mem­buka pendaftaran sehari sebelum pelaksanaan musda. Sehingga, kata dia, sampai hari ini belum ada calon Ketua DPD I Golkar Bali karena memang belum ada pendaftaran.

“Biasanya setelah pendaftaran akan dilakukan verifikasi terh­adap nama-nama yang masuk dan ingin mengajukan diri sebagai calon,” jelasnya.

“Sesuai petunjuk pelaksan­aan, kandidat yang dapat mencalonkan diri minimal menda­pat dukungan 30 persen dari pemegang hak suara,” sambung Suarsana.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.