Dark/Light Mode

Usut Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun

Kejagung Dalami Peran Pejabat Perekrut Konsultan

Senin, 16 Juni 2025 07:15 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar. (Foto: Dok. Kejagung)
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar. (Foto: Dok. Kejagung)

 Sebelumnya 
Kejagung masih terus melaku­kan penggalian dan penyidik su­dah mulai melakukan pemeriksaan kepada vendor.

“Salah satu vendor itu kan sudah dipanggil dan tentu informasi ini masih harus kita infor­masi,” imbuh Harli.

Sebelumnya, kuasa hukum IA, Indra Haposan Sihombing menegaskan, kliennya bukan stafsus Mendikbudristek, melainkan kon­sultan individu di kementerian.

Baca juga : Pertamina Mampu Adaptasi & Punya Daya Tahan Tinggi

“Beliau konsultan individu yang ditunjuk untuk bekerja, memberikan masukan-masukan terhadap teknologi kemente­rian,” jelasnya.

Dia menjelaskan, IA ditugaskan untuk memberikan masu­kan-masukan terhadap operating system Chromebook dan Windows kepada kementerian sebagai bahan pertimbangan. Kemudian, kementerian yang akan menentukan.

“Jadi beliau ini tidak terlibat dalam sistem pengadaan, bukan. Jadi dia hanya sebagai tim pem­beri masukan, tidak lebih dari itu,” terang Indra.

Baca juga : Zulhas: SDM Kita Kalah Sama China Dan Korsel

Penunjukan IA sebagai kon­sultan dilakukan langsung dari direktorat di Kemendikbudristek saat itu. “Jadi bukan ditunjuk oleh Mas Nadiem, bukan. Ini resmi di­tunjuk oleh direktorat,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kejagung menemukan indikasi dugaan ko­rupsi dalam proyek pengadaan Chromebook senilai Rp 9,9 triliun di Kemedikbudristek ta­hun 2019-2022. Laptop tersebut merupakan bantuan peralatan bagi satuan pendidikan tingkat dasar, menengah, dan atas.

Penyidik menduga bahwa ada persekongkolan atau permufakatan jahat dari sejumlah pihak. Modusnya, mengarahkan agar tim teknis membuat kajian pengadaan alat TIK berupa lap­top yang berbasis pada operating system chromebook, terkait denganteknologi pendidikan.

Baca juga : Taman Langsat Dilarang Dijadikan Tempat Mesum

Padahal, hasil uji coba yang dilakukan pada tahun 2019 menunjukkan penggunaan 1.000 unit Chromebook tidak efektif sebagai sarana pembelajaran, karena internet di Indonesia belum merata. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.