Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diperiksa Kejagung 12 Jam
Nadiem Nenteng 2 Tas Berisi Berkas Dan Obat
Selasa, 24 Juni 2025 08:05 WIB
Sebelumnya
Dia pun memastikan akan selalu siap untuk memenuhi panggilan penyidik di kemudian hari, jika keterangan yang dia sampaikan belum cukup. Komitmennya itu disampaikan Nadiem agar kasus hukum yang menyeretnya bisa terang benderang.
“Saya akan terus bersikap kooperatif untuk membantu menjernihkan persoalan ini, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transformasi pendidikan yang telah kita bangun bersama,” tegasnya.
Nadiem Dicecar 31 Pertanyaan
Baca juga : Serangan Amerika Dibalas 20 Rudal
Kapuspen Kejagung Harli Siregar mengungkapkan soal materi yang digali penyidik dari Nadiem. Kata dia, Nadiem dicecar 31 pertanyaan. Salah satunya seputar pengetahuannya selaku menteri yang juga pengguna anggaran Rp 9,9 Triliun dalam proyek pengadaan laptop Chromebook.
“Kemudian ada hal yang paling penting yang di dalami penyidik, yaitu dalam kaitannya dengan rapat pada bulan Mei 2020,” sebut Harli.
Dia menerangkan, kajian teknis terkait pengadaan laptop sebenarnya sudah dilakukan pada April 2020. Namun, isi kajian itu diubah sekitar bulan Juni atau Juli 2020. “Tapi sebelum itu ada rapat tanggal 9 mei 2020 dan oleh penyidik itu didalami,” ujarnya.
Baca juga : Menko Polkam: Presiden Komitmen Perangi Narkoba
Dalam konteks ini, Harli menyebut ada peranan dari tiga staf khusus Nadiem. Yakni Fiona Handayani, Juris Stan, dan Ibrahim. Sebab, berdasarkan barang bukti elektronik yang dikantongi penyidik, ketiganya memberikan informasi soal rapat itu kepada Nadiem.
Namun, Harli enggan menjelaskan lebih lanjut soal isi materinya karena sudah masuk ranah penyidikan. Termasuk soal dugaan “pengkondisian” untuk mengarahkan pengadaan laptop jenis Chromebook. BYU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 24 Juni 2025 dengan judul "Diperiksa Kejagung 12 Jam Nadiem Nenteng 2 Tas Berisi Berkas Dan Obat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya