Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bikin Artikel Panjang Soal Jiwasraya
SBY: Tidak Perlu Ada Gerakan Turunkan Jokowi
Selasa, 28 Januari 2020 07:44 WIB
Sebelumnya
Di kalangan DPR mulai dibicarakan desakan untuk membentuk Pansus. Tujuannya agar kasus besar Jiwasraya bisa diselidiki dan diselesaikan secara tuntas. Bagi SBY, perkembangan ini menarik. Meskipun kemudian koalisi pendukung pemerintah lebih memilih Panja.
“Ketika saya gali lebih lanjut mengapa ada pihak yang semula ingin ada Pansus, Saya lebih terperanjat lagi. Alasannya sungguh membuat saya “geleng kepala."
Katanya, untuk menjatuhkan sejumlah tokoh. Ada yang “dibidik dan harus jatuh” dalam kasus Jiwasraya ini. Menteri BUMN yang lama, Rini Soemarno harus kena. Menteri yang seka rang Erick Thohir harus diganti. Menteri Keuangan Sri Mulyani harus bertanggung jawab. Presiden Jokowi juga harus dikaitkan,” tulis SBY.
Baca juga : 7 Arena Jiwasraya Berujung Rangkulan?
Mendengar berita seperti ini, meskipun belum tentu benar dan akurat, SBY pun merasa harus punya sikap. SBY menegaskan, tak baik main “target-targetan”.
Kepada para kader Demokrat yang menjadi anggota DPR, SBY juga tegas melarang ikut-ikutan berpikir yang tidak benar itu. Termasuk gerakan jatuhkan Jokowi.
“Punya niat dan motif seperti itu, itu salah besar. Nama-nama yang sering disebut di arena publik, dan seolah pasti terlibat dan bersalah, belum tentu bersalah. Termasuk tiga nama tadi. Secara pribadi saya mengenal Ibu Sri Mulyani, Ibu Rini dan Pak Erick sebagai sosok yang kompeten dan mau bekerja keras. Kalau tingkat presiden, sangat mungkin Pak Jokowi juga tidak mengetahui jika ada penyimpangan besar di tubuh Jiwasraya itu. Prinsipnya, jangan memvonis siapapun sebagai bersalah, sebelum secara hukum memang terbukti bersalah,” imbau SBY.
Baca juga : Tersangka Jiwasraya Sudah Dibidik, 2 Bulan Lagi Bakal Diungkap
Dia pun teringat peristiwa politik sepuluh tahun yang lalu. Pasca Pemilu 2009, dunia politik digaduhkan oleh isu “bail-out” Bank Century. Berbulan-bulan politik kita tidak stabil. Sama seperti sekarang ini, nampaknya ada yang dibidik dan hendak dijatuhkan. Ia mengaku sangat tahu bahwa yang harus jatuh adalah Sri Mulyani dan juga Boediono. Jika bisa, SBY juga diseret dan dilengserkan. Memang cukup seram.
Namun, ia tetap tenang. Ia juga tak takut dengan dibentuknya Pansus. Dia tak pernah menghalanginya. Padahal koalisi pendukung pemerintah cukup kuat waktu itu.
“Mengapa saya tak takut dengan Pansus Bank Century? Saya memegang fakta dan kebenaran mengapa dilakukan “bail-out” pada Bank Century,” ujarnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya