Dark/Light Mode

OTT di Sumut, KPK Amankan 6 Orang

Jumat, 27 Juni 2025 20:40 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan alias OTT di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (26/6/2025) malam.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, sejauh ini tim komisi antirasuah telah mengamankan enam orang dalam kegiatan penindakan tersebut.

“Malam ini sedang dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan pers, Jumat (27/6/2025) malam.

Baca juga : KPK: OTT di Sumut Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan

Dia menambahkan, empat orang di antaranya diperkirakan akan tiba di markas komisi pimpinan Setyo Budiyanto cs itu pukul 22.00 WIB.

Sementara dua lagi, tiba pada Sabtu (28/6/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Kegiatan tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di PUPR dan preservasi jalan di Satker PJN Wilayah I Sumatera Utara.

Budi sendiri belum mau merinci pihak-pihak yang diduga terlibat, juga konstruksi perkaranya.

Baca juga : Tuang Lem Super Ke Kepala Orang Di Bus

“Akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” tandas Budi.

Tangkap Tangan ini merupakan OTT kedua komisi antirasuah sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK melakukan OTT di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (15/3/2025).

Dalam perkara tersebut, komisi pimpinan Setyo Budiyanto cs itu menetapkan enam tersangka.

Baca juga : Digugat Karena Kasih Makan Kucing Tetangga

Mereka terdiri dari empat tersangka penerima suap, yaitu Kepala Dinas PUPR Kabupaten OKU Nopriansyah (NOV), Ketua Komisi III DPRD OKU M. Fahrudin (MFR), Anggota Komisi III DPRD OKU Ferlan Juliansyah (FJ) dan Ketua Komisi II DPRD OKU Umi Hartati (UH).

Serta, dua tersangka pemberi suap dari pihak swasta, yaitu M. Fauzi alias Pablo (MFZ) dan Ahmad Sugeng Santoso (ASS).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.