Dark/Light Mode

Prof Rokhmin Bagikan Strategi Optimalkan Potensi Laut Buleleng Ke Menteri KP

Kamis, 10 Juli 2025 14:05 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Anggota Komisi IV DPR Prof Rokhmin Dahuri di acara Konsolidasi Akuakultur Nasional dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Akuakultur Indonesia MAI Bali yang digelar di Kampus UNDHIKSA, Rabu (9/7). Foto: Ist
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Anggota Komisi IV DPR Prof Rokhmin Dahuri di acara Konsolidasi Akuakultur Nasional dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Akuakultur Indonesia MAI Bali yang digelar di Kampus UNDHIKSA, Rabu (9/7). Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IV DPR Prof Rokhmin Dahuri membagikan strategi khusus untuk mengoptimalkan potensi kelautan Kabupaten Buleleng yang masih belum tergarap maksimal. 

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu memaparkan strategi tersebut dalam Konsolidasi Akuakultur Nasional dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) Bali yang digelar di Kampus UNDHIKSA, Rabu (9/7).

Rokhmin menyebutkan, salah satu jurusnya adalah dengan menggunakan pendekatan industri.

Baca juga : Optimalkan Pelatihan Di BLK

"Dengan pendekatan industri, kita bisa menciptakan efek berganda bagi ekonomi daerah," tegas Prof Rokhmin di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono serta jajaran pemerintah daerah Buleleng, Rabu (9/7/2025).  

Selain itu, Prof Rokhmin menegaskan perlu adanya transformasi pelabuhan perikanan. Menurutnya, pelabuhan perikanan tidak boleh hanya menjadi tempat tambat-labuh.

“Tapi juga harus ditransformasi menjadi kawasan industri terpadu," ujarnya.  

Baca juga : Erick Thohir Bahas Strategi Pemberian KUR Bareng Airlangga Dan Sri Mulyani

Hitungannya, Buleleng memiliki potensi laut yang melimpah di sepanjang garis pantai lebih dari 150 km. Karena itu, Anggota Komisi IV DPR ini menilai, perlu adanya keberpihakan pada sektor perikanan. 

"Jika dikelola serius dan berkeadilan, sektor ini mampu mengatasi pengangguran, meningkatkan gizi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," ungkapnya.  

Pernyataan itu mendapat dukungan penuh dari Menteri Sakti Trenggono. Ia juga sekaligus menetapkan bandeng sebagai komoditas perikanan budidaya strategis nasional bersama udang, lobster, kepiting, nila salin, dan rumput laut.  

Baca juga : Anwar Ibrahim Sayangkan Belum Optimalnya Potensi Ekonomi RI–Malaysia

Menteri KP juga mendeklarasikan bahwa Sylvo-Fishery (Tambak & Mangrove) sebagai salah satu program utama Revitalisasi Tambak Pantura. Komoditas budidaya berupa udang windu, bandeng, nila salin, kepiting, dan komoditas lainnya dinilai cocok dengan kondisi bioekologis setempat.

Acara ini juga mengukuhkan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna sebagai Ketua DPD MAI Bali periode 2025-2030. Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Bali Ketut Ngurah Arya di acara ini, dan Wakil Rektor II UNDHIKSA Prof. Dr. I Wayan Artanayasa.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.