Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan selesainya perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.
Kesepakatan ini disebut sebagai terobosan besar yang membuka jalan bagi masuknya produk dan komoditas Indonesia ke pasar Uni Eropa secara lebih luas.
“Ini hari yang sangat bersejarah. Setelah sepuluh tahun negosiasi, kadang sangat berat, hari ini kami mencapai terobosan,” kata Prabowo saat bertemu Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, di Brussels, Minggu (13/7/2025).
Baca juga : Prabowo Minta Maaf Temui Bos Komisi Eropa Di Hari Libur
CEPA pada dasarnya merupakan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa. Menurut Prabowo, seluruh komoditas yang sebelumnya menjadi hambatan telah dibahas dan disepakati.
“Kami memiliki perjanjian untuk Indonesian-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement, yang pada dasarnya adalah perjanjian perdagangan bebas. Dan tampaknya, kami sangat senang bahwa hampir semua item telah kami sepakati,” ujarnya.
“Jadi tidak ada isu yang tertunda. Saya pikir semua komoditas telah dibahas, disepakati, dan pada dasarnya kami ingin melihat peningkatan partisipasi Eropa dalam ekonomi kami, dan kami juga siap untuk masuk ke dalam ekonomi Uni Eropa,” lanjut Prabowo.
Baca juga : Wamendagri Genjot Perajin Mikro Tembus Pasar Global
Presiden Ke 8 ini menekankan, bahwa Indonesia dan Eropa memiliki hubungan simbiosis yang saling menguntungkan. Uni Eropa memiliki keunggulan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, keuangan, dan pengalaman manajerial, sementara Indonesia menawarkan sumber daya alam dan komoditas pertanian yang strategis.
“Kami memiliki hubungan simbiosis. Anda memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, keuangan, pengalaman bertahun-tahun, manajerial dan ekonomi, dan kami memiliki sumber daya kritis, mineral, dan juga komoditas pertanian, yang saya pikir akan saling menguntungkan jika kita memiliki kesepakatan strategis ini,” tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sikap dan komitmen Eropa terhadap perdamaian dan stabilitas global, serta menegaskan pentingnya kerja sama yang lebih erat di era dunia multipolar.
Baca juga : Tren Positif: Produk Tembakau Bebas Asap Turunkan Perokok Jepang Hingga 50 Persen
“Kami menganggap Eropa sangat penting, dan kami ingin melihat Eropa yang kuat memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia,” kata Prabowo.
Kesepakatan CEPA ini diharapkan menjadi landasan baru bagi peningkatan kerja sama ekonomi, investasi, dan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa ke depan.
Prabowo mengungkapkan, optimismenya bahwa hubungan kedua belah pihak kini memasuki babak baru yang strategis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya