Dark/Light Mode

Prabowo Bawa TNI Tampil Di Bastille Day, Pakar: Kehormatan Dari Prancis

Rabu, 16 Juli 2025 14:50 WIB
Presiden Prabowo Dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto : IG@Prabowo)
Presiden Prabowo Dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto : IG@Prabowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar Hubungan Internasional Universitas Pelita Harapan (UPH), Aleksius Jemadu, menilai kehadiran Presiden Prabowo dan keterlibatan militer Indonesia pada perayaan Hari Nasional atau Prancis Bastille Day bukan sekadar seremoni.

Bagi Aleksius, ini adalah momen strategis yang menunjukkan posisi Indonesia sebagai negara demokrasi dengan militer profesional.

“Ini satu kehormatan bagi militer Indonesia. Saya kira Presiden Prabowo ingin menunjukkan bahwa militer Indonesia sebagai negara demokrasi itu militer yang profesional,” kata Aleksius dalam pernnyataannya, Rabu (17/7/2025).

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron secara khusus mengundang Prabowo sebagai tamu kehormatan untuk menyaksikan parade militer Bastille Day yang digelar di Place de la Concorde, Senin (14/7/2025).

Baca juga : Momen Prabowo-Macron di Bastille Day Cerminkan Kedekatan Strategis RI-Prancis

Dalam parade tersebut, pasukan gabungan TNI yang tergabung dalam Satgas Patriot II tampil dalam barisan utama bersama delegasi dari berbagai negara.

Ia menekankan bahwa Bastille Day merupakan hari besar yang memiliki makna mendalam bagi bangsa Prancis dan dunia.

“Bastille Day itu adalah hari kebebasan, hari besar bagi Prancis. Awal dari revolusi Prancis itu di mana penjara Bastille itu diserang. Dan itulah awal kebebasan yang salah satu prinsip dalam revolusi Prancis itu liberté,” ujarnya.

Menurut Aleksius, kehadiran Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia adalah bagian dari komunitas demokrasi global.

Baca juga : Kolaborasi Panadol Dan IBI Tingkatkan Edukasi Dan Cek Kesehatan Gratis

“Ini satu kehormatan bagi Indonesia. Dan ini juga kesempatan kita menunjukkan bahwa militer Indonesia itu adalah militer yang profesional, militer yang merupakan bagian dari negara demokrasi, yang bisa menghargai freedom, kebebasan, dan hak asasi manusia. Jadi ini mempunyai makna yang dalam bagi Indonesia,” ucapnya.

“Terutama untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah bagian dari komunitas demokrasi di dunia. Dan dalam hal ini Prancis merupakan satu contoh negara yang menunjukkan kebebasan sebagai warisan dari revolusi Prancis. Ini lainnya sama revolusi Prancis itu ya, liberté atau kebebasan itu,” tambah Aleksius.

Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan Prabowo ini memiliki nilai strategis dalam konteks hubungan bilateral Indonesia–Prancis.

“Tentu saja bagi Indonesia merupakan satu hal yang sangat penting ya, di tengah ketidakpastian geopolitik, geoekonomi, dan juga kebijakan kenaikan tarif dari Trump. Maka ini bagian dari diversifikasi kerja sama ekonomi Indonesia yang dilakukan,” kata Aleksius.

Baca juga : Hadiri Bastille Day Di Paris, Prabowo Dihormati Macron

Dijelaskan Aleksius, Prancis adalah salah satu negara besar di Uni Eropa dan menjadi satu alternatif bagi kita di tengah, atau di bawah tekanan Amerika Serikat saat ini.

"Jadi ini adalah satu kunjungan yang bermakna penting bagi Presiden Prabowo dengan sejumlah kebijakannya dan Prancis dalam hal ini merupakan mitra yang sangat penting. Tidak hanya dalam urusan pertahanan, tapi juga dalam urusan ekonomi, dalam urusan pendidikannya, bagi kita kerja sama dengan Prancis itu sangat penting ke depannya,” lanjutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.