Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hari Anak Nasional 2025, APPNIA Dukung Pemenuhan Gizi Dan Edukasi
Rabu, 23 Juli 2025 13:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama sejumlah dunia usaha termasuk Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) menggelar kegiatan “Hari Anak Nasional 2025 - Anak Indonesia Bersaudara” di Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi (20/7/2025).
Dengan mengambil tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini mencerminkan pentingnya memenuhi hak anak, termasuk memperhatikan masa pertumbuhan anak-anak untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia yang Maju.
Acara ini turut dihadiri dan dibuka oleh Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Arifah Fauzi selaku Menteri PPPA dan Veronica Tan selaku Wakil Menteri PPPA.
Bersama lebih dari 1000 anak Menteri PPPA menggelar jalan pagi dan permainan tradisional bersama, yang dilanjutkan dengan nonton bersama film Jumbo yang diikuti lebih dari 400 anak anak-anak dari panti asuhan, peserta didik penyandang disabilitas, dan anak-anak dari rumah susun di wilayah DKI Jakarta.
Sebagai wakil industri, Ketua Umum APPNIA, Nani Handayani mengatakan bahwa untuk mendukung pencapaian Generasi Emas 2045, seluruh perusahaan anggota APPNIA terus memastikan tersedianya akses pada produk nutrisi dan juga edukasi tentang pemenuhan gizi, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK).
Baca juga : ABI Konsisten Dukung Perjuangan Palestina Dan Iran
Nani mengatakan, pihaknya mendukung perwujudan Indonesia Emas lewat pemenuhan akses pada kecukupan nutrisi.
"Seluruh perusahaan yang tergabung dalam APPNIA didorong untuk berkontribusi dalam pemenuhan gizi dan pencegahan stunting. Kami menghimbau seluruh orang tua penting mendapatkan edukasi terhadap pilihan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan anak,” ungkap Nani dalam keterangannya, Rabu (23/7/2025).
Lebih lanjut, Nani mengatakan bahwa pemenuhan gizi anak idealnya dimulai sejak ibunya masih remaja, bahkan sebelum masa kehamilan.
Ia menekankan bahwa masih banyak orang tua yang belum memahami pentingnya tahapan pemberian nutrisi ini.
“Yang paling dekat dimulai dari rumah. Orang tua harus memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak untuk tumbuh kembang anak," ujar Nani
Baca juga : QNET Gelar V-Malaysia 2025, Promosikan Inovasi dan Edukasi Kesehatan
Menurutnya, gizi ibu hamil harus dipenuhi sejak awal, bahkan sejak masa remaja lewat pemenuhan asupan zat gizi. Saat anak sudah lahir, anak juga harus mendapatkan gizi yang baik.
APPNIA sangat mendukung pemberian ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama kehidupan bayi, karena ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi.
"Barulah setelah usia 6 bulan, anak dapat dikenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) dan dilanjutkan dengan makanan lokal yang bergizi seperti sayur, buah, nasi, daging, ikan, telur, susu, dan sumber protein lainnya, sesuai standar gizi yang berlaku,” ujar Nani.
APPNIA senantiasa mengikuti praktik pemasaran sesuai panduan WHO dan peraturan dari Kementerian Kesehatan serta BPOM. Selama ini, APPNIA memiliki sistem pengawasan internal yang ketat, khususnya untuk pemasaran produk susu formula bayi usia 0–12 bulan.
Dukungan penuh diberikan pada pemberian ASI eksklusif tanpa tambahan makanan/minuman hingga usia 6 bulan.
Baca juga : Hari Anak Nasional: Pentingnya Edukasi Guru PAUD tentang Perlindungan Anak
Ia menambahkan, selama ini APPNIA telah menjalin kemitraan erat dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, akademisi, dan mediadalam mendukung upaya peningkatan status gizi nasional.
“Kolaborasi ini bukan hanya simbolis, tetapi nyata dalam berbagai program dalam memperluas akses nutrisi dan edukasi, demi mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” pungkas Nani.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya