Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan staf khusus (stafsus) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menbudristek) Nadiem Makarim berinisial JT kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
Ini merupakan pemanggilannya yang kedua sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dengan nilai kerugian negara Rp 1,9 triliun.
"Yang bersangkutan (JT) sudah dipanggil yang kedua (sebagai tersangka) pada tanggal 21 (Senin (21/7/2025), tapi nggak datang, nggak ada konfirmasi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2025).
Baca juga : OJK Bakal Wajibkan Borrower Beri Agunan
Saat ini, tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pun tengah menyiapkan jadwal pemanggilan ketiga kalinya terhadap JT. Jika mangkir lagi, Kejagung bakal mengajukan penetapan DPO (Daftar Pencarian Orang), red notice, hingga permohonan ekstradisi.
"Pokoknya kita berusaha maksimal, tetapi tanpa melanggar aturan," tambah Anang.
Selain itu, Kejagung juga terus memburu keberadaan JT yang dikabarkan berada di luar negeri, tepatnya di Australia.
Baca juga : Mall Ramai, Tapi Tenan Ngeluh Minim Transaksi
"Ya, itu masih rahasia penyidik lah, tapi saya yakin penyidik sudah mengetahui," katanya.
Diketahui, JT telah dua kali mangkir dari panggilan penyidik sejak masih berstatus saksi. Sampai kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (15/7/2025) lalu.
Sebagai tersangka, JT sudah dua kali mangkir, yakni pada Jumat (18/7/2025) dan Senin (21/7/2025). Ketidakhadirannya pun tanpa keterangan jelas kepada penyidik.
Baca juga : Pangkas Target Pajak, Bang Doel: Kita Realistis...
Dalam kasus ini, Gedung Bundar (Jampidsus) Kejagung telah menjerat empat orang sebagai tersangka. Mereka merupakan mantan bawahan Nadiem saat menjabat menteri.
Keempat tersangkanya ialah mantan Direktur SMP Kemendikbudristek MUL; mantan Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek SW; JT selaku mantan stafsus Menteri Nadiem; dan IBAM selaku konsultan di Kemendikbudristek. [YUD]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya