Dark/Light Mode

Puan: Merdeka Itu Saat Rakyat Tak Lagi Terpinggirkan Di Negeri Sendiri

Minggu, 17 Agustus 2025 13:26 WIB
Puan Maharani tampil dengan busana adat Minang bernuansa merah di peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka. (Foto: RM.ID/UMM)
Puan Maharani tampil dengan busana adat Minang bernuansa merah di peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka. (Foto: RM.ID/UMM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan, kemerdekaan sejati baru terasa bila rakyat kecil tidak lagi merasa terpinggirkan di tanah airnya sendiri. Pesan itu disampaikan Puan saat menghadiri Upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025).

Puan yang mengenakan busana adat Minang bernuansa merah, menekankan makna kemerdekaan tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan. 

Baca juga : Buku Kedua Meliza Maria: Tidak Berdiri Sendiri

“Bagi rakyat, makna merdeka harus bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari dari isi dapur yang tidak lagi kosong, biaya sekolah anak yang tidak membuat orang tua berutang, hingga layanan kesehatan yang bisa diakses tanpa rasa khawatir,” kata Puan. 

Puan menyinggung tema HUT ke-80 Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju yang hanya dapat tercapai bila negara benar-benar menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil. Puan mencontohkan kemerdekaan seharusnya hadir ketika orang tua tidak perlu memilih antara membeli beras atau membayar tagihan.

Baca juga : Kejagung Siap Kerja Sama dengan KPK Tangani Dugaan Korupsi di Kemendikbudristek

Begitu juga ketika Puskesmas memiliki tenaga medis dan obat yang memadai, dan ketika pendidikan tersedia merata dengan guru berkualitas.

“Merdeka berarti tidak ada lagi rakyat yang merasa terpinggirkan di negeri sendiri. Merdeka berarti pembangunan hadir merata, dari kota besar hingga pulau terluar,” ungkap Puan. 

Baca juga : Rayakan HUT Kemerdekaan, Swiss-Belresort Dago Heritage Berikan Diskon Spesial

Puan juga menyoroti kesejahteraan kelompok masyarakat yang menjadi tulang punggung bangsa. “Kemerdekaan sejati adalah saat petani, nelayan, buruh, guru, hingga pekerja informal seperti driver ojek online mendapat perlindungan, kepastian upah, jaminan sosial, serta lingkungan kerja yang manusiawi,” kata cucu Bung Karno itu.

Puan pun mengajak seluruh elemen bangsa menjaga semangat kemerdekaan dengan gotong royong. “Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menjadi landasan dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan menjadi pelita harapan menuju bangsa merdeka yang sejati,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.