Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto punya cara unik mensyukuri pembebasannya dari penjara. Bukan dengan pesta, Hasto memilih lari 8 km memutari Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Pakai kaos merah putih, celana training hitam, plus sepatu lari senada, Hasto tancap gas mengitari Stadion GBK Jakarta, Selasa (19/8) pagi. Hasto didampingi sejumlah politisi PDIP seperti Guntur Romli dan Aryo Seno Bagaskoro. Keduanya kompak mengenakan pakaian sporty layaknya pelari profesional. Berdampingan dengan beberapa anggota komunitas lainnya.
Dalam waktu sekitar kurang lebih 1 jam, Hasto berhasil mengelilingi GBK selama 8 kali. Sambil senyum-senyum, Hasto menyebut ini simbol semangat baru usai keluar dari jeruji besi. “Meskipun tanpa persiapan, keluar dari penjara semangat justru makin meningkat. Tekad makin kuat. Saya bisa berlari delapan putaran mengelilingi GBK. Never stop,” ungkap Hasto, penuh percaya diri.
Baca juga : Menuju Pemilu 2029, Demokrat Terus Panaskan Mesin
Hasto mengaku, di hari yang sama, seharusnya dia bertemu seorang mantan menteri untuk membahas dinamika politik nasional. Namun, dirinya keliru dalam melihat kalender. “Akhirnya saya bergabung di dalam klub lari di Gelora Bung Karno ini,” ungkapnya.
Ditanya kenapa melibas 8 putaran di GBK, Hasto mengaku fisiknya baru bisa sampai di tahap tersebut. Apalagi, selama mendekam di balik jeruji dia tak pernah lari pagi di alam terbuka. “Kuatnya 8. Itu pas 1 jam karena sudah lama tidak lari,” kata Hasto.
Sementara itu, Guntur Romli punya penafsiran berbeda kenapa Hasto berlari 8 putaran. Menurutnya, angka 8 dipilih karena lekat dengan sosok Presiden Prabowo sejak di militer. “Kalau menurut saya sih cocok itu, melewati 7 dan berhenti di 8 simbol Presiden Prabowo. Tapi ini tafsir saya saja,” sebutnya.
Baca juga : Hanura Lampung Buka Penjaringan Calon Ketua
Simbolisasi itu menegaskan konteks yang tak bisa dilepaskan. Mengingat, amnesti yang membebaskan Hasto memang berasal dari Presiden Prabowo. Dengan amnesti dari Presiden Prabowo, Hasto bebas dari vonis 3,5 tahun penjara dari Pengadilan Tipikor Jakarta.
Namun, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan tidak ada maksud simbolis dari pilihan Hasto berlari 8 putaran. Dia menjelaskan bahwa olahraga lari memang sudah menjadi rutinitas Hasto sejak lama. Menurutnya, aktivitas fisik itu sekaligus menjadi cara Hasto menjaga stamina di tengah kesibukannya sebagai Sekjen partai.
“Menjadi Sekjen Partai perlu daya tahan tubuh yang kuat,” kata Aryo kepada Rakyat Merdeka, semalam.
Baca juga : Kejagung Ajukan Red Notice Eks Stafsus Mendikbudristek
Aryo menuturkan, kebiasaan olahraga itu semakin terasah saat Hasto menjalani masa tahanan. Meski ruang geraknya terbatas, dia tetap produktif dengan berolahraga dan berpuasa secara rutin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya