Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron terus memantau mesin partai menuju kontestasi Pemilu 2029. Kali ini, Herman menyambangi pengurus Demokrat di Jawa Tengah (Jateng) untuk mengevaluasi kinerja partai.
“Kami mempersilakan untuk melakukan evaluasi. Apalagi kita akan masuk dalam fase pelaksanaan Musda (Musyawarah Daerah) dan Muscab (Musyawarah) pada tahun 2026,” ujar Herman saat membuka Rakerda DPD Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Grand Candi, Senin (18/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Herman menginstruksikan Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti untuk melakukan evaluasi ke seluruh pengurus DPC di kabupaten atau kota.
Baca juga : Hanura Lampung Buka Penjaringan Calon Ketua
“DPD sebagai kepanjangan tangan DPP harus tahu kondisi DPC hingga ranting. Sehingga kami paham mana yang perform dan kinerja baik dan mana yang tentu harus dievaluasi,” ujarnya.
Di antara evaluasi yang dilakukan tingkat provinsi ke kabupaten atau kota, kata Herman, adalah hasil Pemilu 2024. Dia berharap, dari evaluasi itu muncul perbaikan dan memiliki strategi yang baik untuk diterapkan pada pesta demokrasi mendatang.
“Bisa saja pengurus DPC melakukan inovasi. Misalnya, dalam perekrutan kader, strategi sosialisasi yang bagus, bahkan bisa memiliki perencanaan dalam pengadaan kantor partai,” tuturnya.
Baca juga : Kejagung Ajukan Red Notice Eks Stafsus Mendikbudristek
Herman menegaskan, DPP Partai Demokrat tidak main-main dalam evaluasi kepengurusan. Herman pun, saat di kegiatan tersebut, mengabsen satu per satu ketua DPC se-Jawa Tengah.
“Kita akan menyusun strategi suara Partai Demokrat terus meningkat dan linier antara suara yang diperoleh di Pileg Kabupaten/kota, provinsi dan DPR RI. Ini penting, karena di Jateng terjadi perolehan suara yang tidak linier,” tegasnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengaku, ada peningkatan suara Demokrat saat Pileg lalu. Hanya saja, kata dia, perolehan suara itu tidak linier di tingkat kabupaten, provinsi dan DPR. Namun, kata dia, sisi lain justru jumlah kursi yang diperoleh naik meski tidak signifikan.
Baca juga : OJK Perkuat Sinergi Dan Tata Kelola Jasa Keuangan
“Pileg kabupaten/kota suara naik 300-an ribu dan kursi nambah dua. Pileg DPRD Provinsi naik hampir 200-an ribu suara, kursi tambah dua. Di DPR RI suara naik hampir 400 ribu, tapi kursi tidak bertambah,” bebernya.
Rinto menegaskan, Rakerda yang digelar sesuai AD/ART Partai. Tujuannya untuk evaluasi dan membuat perencanaan kedepannya. Perihal target, dia tak ingin terburu-buru. Namun, dia ingin menambah jumlah kursi Partai Demokrat di semua Dapil di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR.
“Kalau ada yang masih kosong, dipenuhi. Sudah ada kursinya, ya ditingkatkan jumlahnya. Intinya kami punya tujuan meningkatkan suara Demokrat pada pemilu mendatang,” pungkasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya