Dark/Light Mode

Update OTT Wamenaker: KPK Amankan 14 Orang

Kamis, 21 Agustus 2025 17:25 WIB
Foto: Oktavian/RM.
Foto: Oktavian/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Kamis (21/8/2025) sore ini mengamankan total 14 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Tim telah mengamankan 14 orang. Pihak-pihak yang diamankan kami akan update,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025).

Selain itu, tim komisi antirasuah menyita total 22 kendaraan dalam OTT yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel tersebut.

Baca juga : OTT Wamenaker, KPK Sita 22 Kendaraan: 15 Mobil dan 7 Motor

“Tim telah mengamankan barang bukti berupa 15 kendaraan roda empat dan tujuh kendaraan roda dua,” ungkap Budi.

Sejumlah kendaraan tersebut dipamerkan KPK di Gedung Merah Putih. Rinciannya, dua mobil dan tujuh motor di lobi depan atas, enam mobil di lobi depan bawah, dan tujuh mobil di lobi belakang.

Kendaraan-kendaraan itu terdiri dari Jeep Cherokee, Suzuki Jimny, dua unit Hyundai Palisade, dua unit Mitsubishi Pajero, dan BMW seri 3.

Baca juga : Barbuk OTT Wamenaker, KPK: Uang, Puluhan Mobil, dan Motor Ducati

Lalu, Toyota Corolla Cross Hybrid, Toyota Hilux, Nissan GTR, Honda Crv, Hyundai Stargazer, dua Mitsubishi Expander, lima unit Ducati, serta dua unit vespa.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membeberkan, OTT ini terkait dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja),” ungkap Fitroh.

Baca juga : KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer!

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.