Dark/Light Mode

Dinkes Bangkalan Madura Tetapkan Status Darurat, 548 Anak Kena Campak 1 Wafat

Rabu, 27 Agustus 2025 09:58 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin (Foto: Pexels)
Ilustrasi pemberian vaksin (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menetapkan status darurat terkait lonjakan kasus campak di wilayah tersebut. 

"Ada sebanyak 548 anak di Kabupaten Bangkalan, yang diduga terpapar campak. Bahkan, ada yang telah meninggal dunia," kata Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah di Bangkalan, seperti dilansir ANTARA, Selasa (26/8/2025).

Dari total jumlah tersebut, 275 orang sempat menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan. Satu di antaranya meninggal dunia. Sisanya, dirawat di berbagai puskesmas di Kabupaten Bangkalan.

Baca juga : Dubes Chandra Warsenanto Sampaikan Salam Prabowo Ke Presiden Pakistan

Kasus campak di wilayah paling barat di Pulau Madura itu didominasi oleh anak-anak berusia 2-3 tahun.

Penderita umumnya mengalami gejala serupa seperti demam di hari pertama, keluar bintik-bintik merah di belakang telinga hingga sekujur tubuh.

"Beberapa balita yang diduga terinfeksi campak tersebut, juga disertai dengan batuk dan pilek," ujar dia.

Baca juga : Menko Pratikno Rapat Darurat Malam-malam

Hingga saat ini, 17 anak masih menjalani perawatan di RSUD Bangkalan. Semuanya balita.

Sejak 1 hingga 26 Agustus 2025, tercatat 50 pasien dirawat di RSUD Bangkalan.

"Pasien yang dirujuk ke RSUD Bangkalan ini rata-rata berasal dari Kecamatan Geger Bangkalan," katanya.

Baca juga : Pemkab Poso Tetapkan Status Darurat Selama 14 Hari, Mulai 18 Agustus

Terkait banyaknya balita yang terserang campak tersebut, Dinkes Bangkalan berencana menggelar imunisasi masal.

"Hari ini kami telah membuat jadwal kegiatan di 22 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan untuk kegiatan imunisasi massal tersebut," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.