Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Demonstrasi di Berbagai Kota
LDII Sampaikan Keprihatinan, Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat
Minggu, 31 Agustus 2025 07:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Demonstrasi di Jakarta dan beberapa daerah akibat meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), diharapkan tidak meluas dan berakibat krisis sosial.
Semua pihak harus menjaga diri demi keamanan dan ketertiban bersama, sekaligus menata kembali kehidupan dan berbangsa dan bernegara.
DPP LDII mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Affan Kurniawan, dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis malam (28/8/2025) di Jakarta.
“Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam acara di Muswil LDII Provinsi Jawa Timur di Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya, Sabtu (30/8/2025).
“Kami berharap peristiwa ini tidak menimbulkan krisis sosial yang berkelanjutan, yang ditandai dengan kerusuhan dan penjarahan,” imbuhnya.
DPP LDII menekankan pentingnya aparat keamanan bertindak lebih humanis dan mengutamakan prinsip perlindungan terhadap masyarakat
sipil dalam setiap operasi di lapangan. Menurutnya, segenting apa pun yang dihadapi, aparat keamanan seharusnya terlatih dan tetap memperhatikan aspek keselamatan warga agar dapat menghindari korban.
Tugas aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban adalah pekerjaan berat, tetapi keselamatan rakyat tetap harus menjadi prioritas utama.
Baca juga : Demo Ricuh, Mahfud: Jangan Benturkan Aparat Dengan Rakyat
“Jangan sampai rakyat kecil justru menjadi korban dan semakin jauh dari rasa aman,” imbaunya.
LDII mengajak semua pihak untuk menahan diri, serta mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang, sebagaimana janji Kapolri untuk bertindak secara profesional dan transparan dalam menyelesaikan permasalahan.
“Diharapkan peristiwa ini tidak menimbulkan luka sosial yang lebih mendalam,” tegasnya.
LDII juga menyerukan pada masyarakat agar menahan diri, tidak terprovokasi dan menghindari tindakan anarkis yang justru memperkeruh keadaan.
Jangan sampai, mereka terprovokasi oleh kepentingan pihak-pihak yang ingin membuat kekacauan politik dan instabilitas negara dan menambah jatuhnya korban dari masyarakat sipil maupun aparat keamanan.
DPP LDII juga meminta agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, para pengambil kebijakan dan pimpinan TNI serta Polri agar lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang mengedepankan kesantunan, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat.
“Para elit ini harus lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan jangan bertindak yang dapat melukai hati rakyat. Masyarakat harus diberikan keteladanan bukan tontonan yang provokatif,” tegas Chriswanto.
LDII juga menyerukan seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan musyawarah, dialog, dan penyelesaian damai.
Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Ingatkan DPR Dengarkan Aspirasi Rakyat
Dengan demikian, suasana tetap kondusif dan tidak ada pihak lain yang menunggangi situasi untuk kepentingan tertentu.
“Masyarakat harus diberikan keteladanan yang tulus dan jangan membohongi rakyat,” tegas Chriswanto.
LDII meminta secara khusus pada aparat kepolisian segera melakukan intropeksi diri dan investigasi secara transparan dan adil, agar keluarga korban serta masyarakat secara umum memperoleh kejelasan hukum.
Menurut LDII, penyelesaian yang tegas dan terbuka akan membantu meredakan ketegangan di masyarakat. Keadilan harus ditegakkan, aparat yang terlibat perlu diperiksa sesuai prosedur hukum agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi.
“Namun di sisi lain, masyarakat jangan mengambil langkah sendiri yang berpotensi merusak keamanan dan ketertiban umum,” pesan KH Chriswanto.
LDII juga menyerukan seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan musyawarah, dialog, dan penyelesaian damai.
Dengan demikian, suasana tetap kondusif dan tidak ada pihak lain yang menunggangi situasi untuk kepentingan tertentu.
“Marilah kita menahan diri, mengendalikan emosi, dan memanjatkan doa agar keluarga korban diberi ketabahan. Bangsa ini membutuhkan kedamaian, bukan kerusuhan. Mari kita jaga persatuan kesatuan bangsa dan keselamatan bersama,” tegas KH Chriswanto.
Baca juga : Muhammadiyah Minta Elit Politik Lebih Sensitif Terhadap Aspirasi Rakyat
Terakhir, LDII berpesan kepada Presiden Prabowo Subianto, bahwa tahun 2025 adalah momentum krusial.
Pemerintahan baru saat ini menghadapi ekspektasi besar untuk memperbaiki penegakan hukum, mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan menjaga nilai-nilai demokrasi.
LDII mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto, bahWa dalam menjalankan pemerintahan akan selalu berpijak pada konstitusi dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Diingatkannya, kekuasaan adalah milik rakyat. Di dalam setiap pengambilan kebijakan harus mengedepankan manfaat dan keadilan bagi rakyat.
"Dan komitmen tersebut harus didukung dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran elit, baik itu eksekutif, yudikatif, maupun legislatif,” tegas KH.Chriswanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya