Dark/Light Mode

Wapres Gibran Melayat Pelajar Yang Meninggal Usai Demo Di DPR

Selasa, 2 September 2025 17:38 WIB
Wapres Gibran menyampaikan belasungkawa kepada orang tua almarhum Andika di Tigaraksa, Banten, Selasa (2/9/2025). (Foto: Humas Polda Banten)
Wapres Gibran menyampaikan belasungkawa kepada orang tua almarhum Andika di Tigaraksa, Banten, Selasa (2/9/2025). (Foto: Humas Polda Banten)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melayat ke rumah keluarga mendiang Andika Lutfi Falah (16), pelajar yang meninggal dunia usai diduga unjuk rasa di DPR/MPR RI, Jakarta.Gibran tiba di Puri Bidara Permai, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 14.57 WIB. 

Mengenakan batik motif garuda biru, putra sulung Presiden ke-7 Jokowi itu disambut Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Brigjen Hengki, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan.

Dalam kunjungan itu, Gibran sempat berbincang dengan kedua orang tua almarhum sekitar tiga menit. Ia menyampaikan duka cita mendalam, sekaligus pesan belasungkawa dari Presiden Prabowo Subianto. 

Baca juga : Jurus Cepat Jinakkan Harga, Segera Gaet Pedagang Banjiri Beras Di Pasar

“Pak Wapres menyampaikan duka cita kepada keluarga dan menyampaikan pesan bela sungkawa dari Pak Presiden,” ujar Gubernur Andra Soni.

Andra menegaskan, Pemprov Banten akan memberi perhatian khusus kepada keluarga korban, sekaligus melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan pendidikan. Ia juga mengaku sudah menggelar rapat koordinasi bersama Kapolda Banten untuk mencegah peristiwa serupa menimpa pelajar lain. “Insya Allah kami akan mengantisipasi agar pelajar kita terhindar dari kejadian seperti ini,” kata Andra.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Pemerintah, ujarnya, menjamin kondisi keamanan pascademo tetap terkendali.

Baca juga : Pramono Instruksikan ASN DKI Masuk Bergilir Sabtu-Minggu Usai Demo 29 Agustus

Andika Lutfi Falah merupakan siswa kelas 11 SMK Negeri 14 Kabupaten Tangerang. Ia meninggal setelah sempat dirawat intensif di RS Dr Mintoharjo Jakarta akibat luka berat di kepala.

Menurut Ketua RT setempat, Sugiono, Andika sempat kritis dan dirawat di ICU selama satu malam. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Keluarga mendapat informasi Sabtu sore (30/9) dan langsung menjenguk korban,” kata Sugiono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.