Dark/Light Mode

Satelit Nusantara Lima Uji Orbit, PSN Gaspol Internet Cepat Ke Pelosok Nusantara

Senin, 15 September 2025 14:14 WIB
Satelit Nusantara Lima milik PSN sukses diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat, Kamis (11/9). Satelit berkapasitas 160 Gbps ini siap meratakan akses internet di seluruh Indonesia. Foto: Ist
Satelit Nusantara Lima milik PSN sukses diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat, Kamis (11/9). Satelit berkapasitas 160 Gbps ini siap meratakan akses internet di seluruh Indonesia. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Satelit Nusantara Lima (SNL) milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) mulai bergerak menuju orbit final setelah diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Kamis (11/9/2025) waktu setempat. Satelit berbobot 7,8 ton itu akan menjalani uji orbit selama tiga minggu sebelum resmi beroperasi.

Peluncuran menggunakan roket Falcon 9 milik Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) sempat tertunda tiga kali akibat cuaca buruk. PSN memastikan seluruh sistem berfungsi normal.

Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara Adi Rahman Adiwoso menyebut keberhasilan ini sebagai tonggak penting. “Peluncuran SNL memperkuat kapabilitas Indonesia dalam menciptakan infrastruktur layanan internet berbasis satelit,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada RM.id, Senin (15/9/2025).

Adi Rahman menambahkan, momen ini menjadi pijakan untuk menyusun peta jalan industri antariksa nasional. “Kerja sama semua pihak memastikan peluncuran berjalan lancar dan aman,” katanya.

Baca juga : Internet Di Maluku Dan Papua Kini Sekencang Di Jakarta

Satelit Nusantara Lima, atau SNL, menggunakan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan kapasitas 160 gigabit per detik, terbesar di Asia. Satelit ini dilengkapi sistem propulsi hibrida yang menggabungkan propulsi kimia dengan elektronik Xenon-Ion (XIPS). 

Teknologi tersebut sepuluh kali lebih efisien dibandingkan satelit konvensional. Dengan 101 spot beam di frekuensi Ka-band, SNL mampu menyediakan layanan data berkecepatan tinggi di wilayah padat maupun terpencil.

PSN memperkirakan perjalanan menuju orbit 113 derajat Bujur Timur akan memakan waktu empat hingga lima bulan. Setelah itu dilakukan In-Orbit Testing selama tiga minggu, disusul In-Orbit Acceptance Review (IOAR) untuk memastikan satelit dan infrastruktur pendukung, termasuk jaringan komunikasi dan stasiun bumi, bekerja optimal.

Ekspansi layanan tidak hanya menyasar pasar domestik. PSN juga memperluas kapasitas ke Filipina lewat kerja sama dengan We Are IT Philippines Inc sejak 2022. Melalui kesepakatan itu, PSN menyediakan kapasitas 13,5 gigabit per detik. 

Baca juga : Hari Pelanggan Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Internet Cepat di Sekolah Rakyat

“Kami akan terus berinovasi agar layanan PSN semakin relevan bagi masyarakat dan mendukung industri antariksa nasional yang berdaulat,” ucapnya.

Project Director Satelit Nusantara Lima Satrio Adiwicaksono menjelaskan, PSN membangun delapan stasiun bumi di Banda Aceh, Bengkulu, Cikarang, Gresik, Banjarmasin, Tarakan, Kupang, dan Makassar untuk mendukung operasional. 

“PSN percaya kemudahan akses internet adalah hak seluruh warga negara. SNL menjadi katalisator transformasi digital Indonesia,” ujarnya.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital Wayan Toni Supriyanto menilai peluncuran satelit ini bagian dari upaya pemerataan akses internet nasional. “Ini merupakan upaya meningkatkan akses, penguatan SDM bangsa berbasis antariksa, serta mendukung sektor pertahanan dan mitigasi bencana,” ujarnya.

Baca juga : Silaturahmi Kamtibmas Di Polda Kepri, Kapolri Instruksikan Jaga Persatuan

Masyarakat diperkirakan mulai merasakan manfaat layanan SNL pada awal 2026 setelah seluruh uji coba selesai. PSN menargetkan satelit ini menopang konektivitas digital di bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan usaha kecil di berbagai daerah, sekaligus menutupi kesenjangan digital di seluruh nusantara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.