Dark/Light Mode

Bupati Sudewo Digoyang, Gerindra Pati Pastikan Tidak Lindungi Koruptor

Kamis, 25 September 2025 06:45 WIB
Bupati Pati sudewo saat menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/9/25). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/rm.id)
Bupati Pati sudewo saat menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/9/25). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin menyatakan, pihaknya segera mengganti dua anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Sudewo. Menurut dia, penggantian itu didasarkan pada pertimbangan kinerja dan desakan MPB. 

“Dua anggota Pansus yang akan diganti, dari Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Gerindra. Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen tidak akan mengganti Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, tapi sepakat untuk mengganti Jaka Wahyudi,” ujar Ali dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/9/2025). 

Ali menegaskan, seluruh anggota Dewan berkomitmen menuntaskan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Sudewo. “DPRD Pati akan mengawal dan menyelesaikan pansus ini semaksimal mungkin. Kami tidak akan menyetujui kebijakan Bupati Sudewo, bila terbukti melanggar hukum,” cetusnya. 

Baca juga : Perlu Segera Dibahas DPR, RUU Pemilu Sebaiknya Diusulkan Pemerintah

Sementara, Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pati, Hardi menyatakan, Fraksi Partai Gerindra di DPRD Pati sepakat mengganti anggota Pansus Hak Angket, Irianto Budi Utomo. Pihaknya juga akan mengusulkan pemecatan keanggotaan Sudewo dari Partai Gerindra, sebagaimana tuntutan masyarakat Pati. 

“Kami akan menyampaikan surat sesuai tuntutan Masyarakat Pati Bersatu (MPB) kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP), melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Jawa Tengah,” katanya. 

Soal tuntutan pemecatan Sudewo sebagai Bupati Pati, lanjut Hardi, pihaknya juga akan mengusulkan hal tersebut kepada DPP Gerindra. “Besok saya akan buat surat lewat DPD ke DPP,” imbuhnya. 

Baca juga : Pertamina Terus Perluas Distribusi BBM Dan Gas

Anggota tim advokasi MPB, Kristoni mengatakan, aksi demostrasi di depan Gedung DPRD Pati, Jumat (19/9/2025), dilatar belakangi dugaan penggembosan kerja Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo. 

“Ada anggota pansus yang tidak bersuara. Dari Partai Gerindra, kader yang menjadi anggota Pansus tidak banyak bicara, tidak banyak bertanya, tidak menggali temuan-temuan. Ada juga dari partai lain, seperti Golkar dan NasDem, yang tidak ada suaranya,” ujar Kristoni. 

Sebab itu, pihaknya mendesak DPRD Pati tetap konsisten dan mengedepankan kepentingan rakyat. “Kami menuntut, DPRD Pati tetap on the track, menindaklanjuti dan mendengarkan aspirasi rakyat Pati,” pungkasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.