Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ada 2 Tim Reformasi Polri
Yusril: Tidak Tabrakan, Tapi Saling Memperkuat
Minggu, 28 September 2025 07:20 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yakin dua tim ini sinergi. “Yang dari Polri fokus sub kelompok, nanti hasilnya bantu Komite Reformasi Polri,” jelasnya.
Anggota Komisi III DPR dari PKB, Abdullah, minta kedua tim serius serap aspirasi publik. “Polri sekarang harus kerja keras pulihkan kepercayaan. Jangan cuma agenda internal. Libatkan pakar, akademisi, mahasiswa, ormas,” tegasnya.
Baca juga : Idham Holik: Tergantung Hasil Kajian KPU Dan Pemerintah
Dari luar Senayan, Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid, kasih catatan. Katanya, pengawasan DPR selama ini lemah. Karena itu, dua tim harus berani menyentuh soal pengawasan legislatif.
Usman juga kritik minimnya keterlibatan masyarakat sipil. “Dalam tim Polri, masyarakat sipil nggak ada. Di komite juga belum jelas siapa yang dilibatkan,” sindirnya.
Mahfud: Budaya Polisi Yang Harus Dirombak
Baca juga : Heroik Mutaqin Pratama: Diaspora Akan Lebih Terwakili Di Dapil IKN
Sementara itu, eks Ketua Mahkamah Konstitusi yang namanya masuk dalam radar Komite Transformasi Polri, bicara soal nasib kepolisian mendatang. Kata Mahfud, reformasi bukan cuma soal struktur. Poin pentingnya, yakni budaya di tubuh polisi.
“Budaya melindungi penjahat, nepotisme jabatan, mutasi nggak transparan, kenaikan pangkat, rekrutmen perwira masih sering salah. Itu yang harus dibenahi,” tegas Menko Polhukam periode 2019-2024 itu dalam seminar di Universitas Andalas, Padang.
Baca juga : Partai Pengusung Kasih Nasihat Menenangkan
Mahfud juga singgung keterlibatan polisi dalam politik. “Ini harus dihentikan. Kalau nggak, reformasi percuma,” ucapnya.
Meski begitu, Mahfud optimis, Komite Reformasi Polri yang dibentuk Presiden jadi harapan baru rakyat untuk betulin Korps Bhayangkara. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya