Dark/Light Mode

Soal Dugaan Kebocoran Anggaran Haji Rp 5 T Per Tahun, Kejagung Tunggu Laporan

Kamis, 2 Oktober 2025 23:37 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, bakal menunggu laporan dari Kementerian Haji terkait adanya dugaan kebocoran anggaran haji sebesar Rp 5 triliun per tahun.

"Sampai saat ini kita nunggu aja. Kalau memang dari wamen haji ada permintaan untuk melaporkan, kita pasti kita terima nanti, kita tindak lanjuti," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan tersebut. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menduga, ada kebocoran dalam pembiayaan pelaksanaan haji tiap tahun. Jika kebocoran ini bisa ditutup, maka bisa menekan ongkos naik haji.

Baca juga : Jangan Ada Yang Dirugikan

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, ada kebocoran sekitar 20 hingga 30 persen dalam proses pengadaan barang dan jasa ibadah haji.

"Dari 10 proses pengadaan itu, total pengadaan atau total biaya total haji yang memberangkatkan 203 (ribu) orang itu, ke sana itu totalnya sekitar Rp 17 triliunan," kata Dahnil di Kemenhaj, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, penggunaan dana Rp 17 triliun tersebut harus betul-betul diawasi. Sehingga pihaknya akan menggandeng Kejagung agar tidak ada kebocoran. Harapannya, dari kebocoran yang dicegah bisa menekan ongkos naik haji.

Baca juga : BGN Minta Maaf Dan Siap Tanggung Jawab

"Kenapa? karena kalau kebocoran 20 sampai 30 persen dari Rp 17 triliun itu, berarti per tahun terjadi kebocoran hampir Rp 5 triliunan. Dan itulah yang hari ini ingin kami tekan semaksimal mungkin, bila perlu nol kebocoran," katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan adanya kebocoran 20–30 persen atau setara Rp 5 triliun dari total anggaran haji sebesar Rp 17 triliun per tahunnya.

Pihaknya pun bertekad meminimalisir kebocoran tersebut demi menekan ongkos naik haji.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.