Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BGN Diminta Evaluasi Ompreng MBG, Pastikan Sesuai Spesifikasi Stainless 304
Minggu, 5 Oktober 2025 10:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Praktisi Hukum Krisna Murti mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) agar evaluasi program Makan Bergizi Nasional (MBG) tidak hanya berfokus pada bahan baku pembuatan menu. Namun, harus menyasar juga kepada peralatan yang digunakan oleh dapur.
"Kalau kualitas peralatannya tidak sesuai standar, makanan yang semula kualitasnya bagus juga bisa rusak, bikin siswa keracunan," ujar Krisna, Minggu (5/10/2025).
Salah satu peralatan yang disorot oleh Krisna yakni ompreng atau food tray. Dia menemukan di lapangan bahwa ompreng yang disediakan oleh dapur MBG tidak berkualitas. Sehingga, berisiko tinggi mencemari makanan.
Krisna mengungkapkan, ompreng yang ditetapkan oleh pemerintah adalah yang berbahan stainless jenis 304.
Ketentuan ini sudah termuat dalam perjanjian kerja sama antara BGN dan mitra dapurnya. Stainless 304 dipilih jarena jenis ini memiliki kualitas tinggi, anti karat, dan aman bila bersentuhan dengan makanan.
Baca juga : Gus Irfan Gandeng KPK, Pastikan Haji Bebas KKN
Sayangnya, kata Krisna, di lapangan ia menemukan ada dapur yang menyediakan ompreng dengan kualitas kurang bagus. Stainless yang digunakan jenis 204, namun dibuat sedemikian rupa agar menyerupai jenis 304.
"Di lapangan ditemukan pakai stainless jenis 204, tapi disemprot ulang supaya mirip 304. Jelas ini kan berbahaya kalau kualitas omprengnya begitu. Makanannya bisa bikin keracunan. Jelas pidana ini. Dapur tidak boleh berpikir asal ngebul, tapi mengesampingkan kualitas," tegas Krisna.
"MBG ini program besar. Pemerintah harus memastikan dapur-dapurnya ini bekerja dengan benar. Dapur harus mampu menjaga kualitas produksinya," ingatnya.
Meski begitu, Krisna menegaskan dukungannya terhadap program MBG tetap berjalan. Sebab, program ini bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat dalam hal pemenuhan gizi maupun lapangan kerja.
"Kita dukung MBG tetap berjalan. Tapi harus diperbaiki tata kelolanya, terutama di area dapur-dapurnya yang memproduksi makanan," bebernya.
Baca juga : Tata Kelola MBG Dievaluasi Total, Prabowo Utamakan Keselamatan Anak
Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9369:2025 tentang Wadah Bersekat (Food Tray) dari baja tahan karat untuk makanan. Penetapan ini guna mendukung program MBG.
Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan peralatan makan yang digunakan dalam program MBG memenuhi aspek mutu, keamanan, dan kesehatan.
SNI 9369:2025 ini disusun oleh Komite Teknis 77-02, Produk Logam Hilir, yang sekretariatnya ada di Pusat Perumusan, Penerapan dan Pemberlakuan Standardisasi Industri - Kementerian Perindustrian dengan tim konseptor dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin - Kementerian Perindustrian.
Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN Hendro Kusumo mengatakan, program MBG bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik. Oleh karena itu, wadah makannya pun harus layak dan terjamin mutunya.
“Standar ini kami tetapkan pada 18 Juni 2025 melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 182/KEP/BSN/6/2025. Ini merupakan standar baru hasil pengembangan sendiri yang disusun oleh Komite Teknis 77-02, Produk Logam Hilir," ungkap Hendro.
Baca juga : Cak Imin: Pemerintah Serius Evaluasi MBG Untuk Maksimalkan Manfaat
Dia menjelaskan, ruang lingkup SNI 9369:2025 mencakup klasifikasi, persyaratan mutu, dan cara uji untuk wadah makanan bersekat yang terbuat dari baja tahan karat hasil canai dingin, dengan dua lekukan atau lebih, dan dapat dilengkapi tutup. Standar ini berbeda dari SNI 8752:2020 yang mengatur peralatan masak logam tanpa sekat.
“Dengan standar ini, kami ingin memastikan bahwa food tray yang digunakan dalam program MBG aman digunakan, tidak mudah rusak, dan tidak mengandung zat berbahaya. Ini juga mendorong industri dalam negeri untuk memproduksi peralatan makan yang berkualitas,” tandas Hendro.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya