Dark/Light Mode

3 Jenazah Korban Longsoran Tambang Bawah Tanah Freeport Ditemukan, 1 WNA Chile

Minggu, 5 Oktober 2025 22:11 WIB
Tim Tanggap Darurat Freeport menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC), Minggu (5/10/2025). (Foto: dok. PTFI)
Tim Tanggap Darurat Freeport menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC), Minggu (5/10/2025). (Foto: dok. PTFI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) yang bekerja keras tanpa henti di tengah besarnya tantangan dan tingginya risiko keselamatan, berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah korban luncuran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Minggu (5/10/2025). 

"Rekan-rekan kami ditemukan pada rentang waktu yang berbeda, yaitu pada sekitar pukul 12.00 WIT ditemukan satu rekan kerja dan pada sekitar pukul 16.53 WIT ditemukan dua rekan kerja," kata Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).

 

Foto: dok. PTFI

Baca juga : Bupati Mimika Angkat Topi Untuk Tim Penyelamat Korban Longsor Tambang Freeport


Katri menambahkan, proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian terhadap tiga jenazah tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Sehingga, jenazah yang ditemukan sekitar pukul 12.00 WIT terkonfirmasi atas nama Victor Bastida Ballesteros, warga negara Republik Chili yang merupakan karyawan PT Redpath Indonesia.

Sementara dua jenazah yang ditemukan sekitar pukul 16.53 WIT masih melalui proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian.

"Selain rekan kerja, mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua," ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas.

Baca juga : Ini Identitas 2 Pekerja Tambang Bawah Tanah Freeport Yang Ditemukan Meninggal

"Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua," imbuhnya. 

Tony menuturkan, penemuan ketiga jenazah ini menjadi kemajuan penting. Upaya penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan seluruh rekan kerja yang terjebak.

"PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta dukungan penuh terhadap proses identifikasi," pungkas Tony.

Baca juga : Freeport Berduka, 2 Pekerja Tambang Bawah Tanah Ditemukan Meninggal

Insiden luncuran material basah di Grasberg Block Cave yang terjadi pada Selasa (8/9/2025) pukul 22.00 WIT, telah mengakibatkan tujuh pekerja kontraktor terjebak.

Setelah kejadian itu, PTFI menghentikan sementara seluruh operasi tambang bawah tanah. Kemudian, pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 20.45 WIT, Tim Tanggap Darurat PTFI menemukan dan mengevakuasi dua jenazah yang kemudian teridentifikasi dengan nama Wigih Hartono dan Irawan. Keduanya merupakan teknisi listrik PT CC.

Dengan ditemukannya tiga jenazah pada hari ini, total korban yang berhasil ditemukan berjumlah lima orang. Berarti, masih ada dua korban lagi, yang belum ditemukan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.