Dark/Light Mode

Aksi Damai Bela Palestina Di Mamuju Serukan Stop Genosida

Minggu, 12 Oktober 2025 20:22 WIB
Ratusan warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Aksi Damai Bela Palestina di Bundaran Arteri depan Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (12/10/2025) sore. Foto: Dok Aksi Damai Bela Palestina
Ratusan warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Aksi Damai Bela Palestina di Bundaran Arteri depan Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (12/10/2025) sore. Foto: Dok Aksi Damai Bela Palestina

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Aksi Damai Bela Palestina di Bundaran Arteri depan Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (12/10/2025) sore.

Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas untuk rakyat Palestina yang masih mengalami penindasan dan kekerasan berkepanjangan.

Aksi diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan komunitas sosial lainnya. Aksi berlangsung tertib. Massa membawa bendera dan poster bertuliskan pesan solidaritas kemanusiaan.

Baca juga : Austria Dan Denmark Gemilang, Kroasia Ditahan Imbang

Koordinator Lapangan (Korlap) Iksan menyerukan penghentian segala bentuk penjajahan dan genosida terhadap warga sipil Palestina.

Iksan menegaskan, aksi ini merupakan panggilan nurani untuk menolak kezaliman dan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan.

"Ini bukan sekadar seruan politik, tetapi wujud kepedulian kita terhadap penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Tidak ada alasan untuk diam saat nyawa manusia diperlakukan tidak bernilai," pekiknya.

Baca juga : Rossi Dan Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Sapa Fans Indonesia

Aksi damai juga diisi dengan doa bersama, orasi kemanusiaan, serta penggalangan donasi bagi korban di Palestina.

Massa menyampaikan aspirasi mereka secara tertib dan damai, menunjukkan komitmen untuk menyuarakan keadilan melalui cara yang beradab.

Melalui aksi ini, masyarakat Sulawesi Barat berharap agar suara solidaritas dari Mamuju dapat menggema ke seluruh penjuru negeri.

Baca juga : Persija Harus Bangkit Di Laga Selanjutnya

"Serta menjadi pengingat bahwa perdamaian dan kemerdekaan adalah hak setiap bangsa di dunia," pungkas Iksan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.