Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kiprah Internasional BPJPH Wujudkan Indonesia Pusat Halal Dunia
Sabtu, 18 Oktober 2025 11:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus menunjukkan kiprah nyata dalam mewujudkan visi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam forum internasional Pertemuan Tahunan Tidak Rasmi Menteri-Menteri Agama Negara Brunei Darussalam, Republik Indonesia, Malaysia, dan Republik Singapura (MABIMS) ke-21 yang diselenggarakan di Melaka, Malaysia, pada 16–19 Oktober 2025.
Forum tahunan ini diikuti oleh perwakilan dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan fokus pada kerja sama strategis di bidang keagamaan, pendidikan Islam, dakwah, serta penguatan sistem jaminan produk halal di kawasan.
Tahun ini, MABIMS mengusung tema “MABIMS Memperkukuh Ummah MADANI Islam Serantau Menuju Al-Falah".
Dalam rangkaian MABIMS Halal Summit, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Abd. Syakur, menyampaikan paparan berjudul “Capaian Sistem Jaminan Produk Halal dalam Penguatan Ekosistem Halal Dunia".
Baca juga : Perkuat Diplomasi Maritim, Indonesia Latih Pelaut Afrika
Paparan tersebut menyoroti bagaimana Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang dikembangkan Indonesia telah menjadi model inspiratif dalam membangun industri halal global.
“BPJPH hadir tidak hanya sebagai penyelenggara sertifikasi halal, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem halal yang berdaya saing dan inklusif,” ujar Abd. Syakur.
Menurutnya, SJPH Indonesia kini menjadi rujukan internasional karena tidak hanya menjamin kehalalan produk, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan pasar global, dan memperkuat rantai nilai halal dunia.
“Kiprah BPJPH adalah bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya menjadi konsumen halal terbesar, tetapi juga pusat inovasi, standardisasi, dan kerja sama halal dunia,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, BPJPH juga memaparkan berbagai capaian penting sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola jaminan produk halal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga : Garuda Indonesia Perkuat Agenda Restrukturisasi
Capaian domestik tahun 2025 antara lain; Produk Bersertifikat Halal: 2.868.457, Sertifikat Halal Diterbitkan: 9.795.756, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH): 109.
Lalu, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H): 331, Pendamping Proses Produk Halal (P3H): 103.758, Penyelia Halal: 21.270, dan Juru Sembelih Halal: 3.085.
Sementara di tingkat global, kiprah BPJPH semakin diakui melalui 93 lembaga halal luar negeri dari 62 negara yang telah menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan BPJPH.
Capaian internasional tersebut meliputi Sertifikat Halal Luar Negeri Terdaftar sebanyak 3.690, Produk Halal Luar Negeri Terdaftar sebanyak 108.657, Sertifikat Halal Diterbitkan sebanyak 4.430, dan Produk Bersertifikat Halal sebanyak 132.173.
Pencapaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam jaringan halal global. Sistem yang dibangun BPJPH tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga membuka akses bagi kolaborasi lintas negara.
Baca juga : Tok! Glenny Kairupan, Purnawirawan TNI Jadi Bos Baru Garuda Indonesia
Partisipasi BPJPH dalam MABIMS menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi regional.
Melalui kerja sama saling pengakuan dan berbagi pengalaman, Indonesia terus memperluas diplomasi halal dan memperkuat perannya di tingkat global.
Abd. Syakur menyatakan, forum MABIMS merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang jaminan produk halal.
"Melalui forum ini, Indonesia terus mendorong sinergi antarnegara anggota dalam pengembangan standar halal yang kredibel, profesional, dan berdaya saing global,” tandas Abd. Syakur.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya