Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Guru Besar Universitas Kristen Indonesia (UKI) Prof. Angel Damayanti menyebut, setahun di bawah kendali Prabowo-Gibran, Indonesia menunjukkan “lompatan signifikan”.
“Diplomasi luar negeri mengangkat pamor Indonesia di mata dunia. Diplomasi ekonomi bahkan menghasilkan investasi asing senilai sekitar Rp 380 triliun,” kata Prof Angel.
Ia menambahkan, peran aktif Prabowo di Sidang Umum PBB dan KTT Perdamaian Gaza jadi bukti meningkatnya peran Indonesia sebagai kekuatan moral dunia. “Itu sekaligus membangkitkan kepercayaan diri bangsa,” ujarnya.
Baca juga : Dari Rakyat, Untuk Rakyat Melalui Bahasa Rakyat
Sementara itu, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyoroti ketegasan Prabowo terhadap menterinya. “Tak ada toleransi bagi menteri yang performanya jeblok. Reshuffle yang dilakukan beberapa kali itu bentuk ketegasan Presiden. Publik justru mendukung,” katanya.
Sementara Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan, di tahun kedua Prabowo harus makin berani melakukan evaluasi berbasis kinerja. “Jangan terlalu bersandar pada kekuatan politik. Kabinet harus profesional, bukan power sharing. Kalau berbasis kinerja, kepercayaan publik akan makin kuat,” ucapnya.
Dari kalangan ormas Islam, dukungan juga mengalir. Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menilai capaian setahun Prabowo-Gibran sudah cukup baik. “Ide dan program transformatif yang fundamental sudah dijalankan. Tantangannya, kemaslahatan itu harus betul-betul sampai ke rakyat bawah,” kata Gus Yahya.
Baca juga : Diplomasi Tegas Prabowo, Indonesia Diperhitungkan Dunia
Sementara Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia sekaligus Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas berharap, Prabowo konsisten dengan kebijakan ekonomi pro rakyat yang sudah dijalankan setahun masa kepemimpinannya.
“Juga PR memberantas praktik korupsi di eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Harus berani menegakkan hukum meskipun itu akan mengenai lingkarannya,” pesannya.
Perubahan juga dirasakan rakyat di daerah. Tokoh masyarakat Papua Martinus Demetouw mengaku, program Pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming menyentuh hingga Papua dan desa-desa di sana.
Baca juga : Prof Ahmad Tholabi Kharlie: Momentum Upaya Penataan Kelembagaan
“Anak-anak kami dapat MBG, kami menikmati program ketahanan pangan, pembangunan rumah, perbaikan infrastruktur, hingga bibit-bibit. Semua itu dirasakan dari provinsi, kabupaten, sampai distrik-distrik di pelosok Papua,” ujar Martinus dalam keterangannya, kemarin.
Prabowo memang tak kenal lelah bekerja untuk rakyat. Bahkan, sudah jadi kebiasaan, setiap akhir pekan, Presiden selalu menggelar rapat terbatas dengan jajaran kabinetnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya