Dark/Light Mode

Haidar Alwi Institut: Janji Politik Prabowo-Gibran Sudah Mulai Terealisasi

Senin, 3 November 2025 07:33 WIB
Direktur Haidar Alwi Institut Sandri Rumanama. Foto: Dok Haidar Alwi Institut
Direktur Haidar Alwi Institut Sandri Rumanama. Foto: Dok Haidar Alwi Institut

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Haidar Alwi Institut Sandri Rumanama menanggapi kritikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menyebut Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming semakin jauh dari prinsip integritas dan meritokrasi. Menurut Sandri, penilaian Anies tak berdasar.

"Saya rasa kritikan beliau (Anies) terkesan emosional dan tidak subtantif. Namanya juga jabatan politik, ya harus memiliki koneksi politik lah. Namun, yang saya lihat sudah profesional kok komposisi jabatan pada Kabinet Merah Putih. Lantas, yang tidak profesional jabatan yang mana," kata Sandri, dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahaiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) ini menegaskan, realisasi 20 persen janji janji politik Prabowo-Gibran sudah teralisasi.

"Sudah terealisasi janji janji politik Prabowo-Gibran kok selama 1 tahun pemerintahan. Artinya sudah 20 persen progresif pemerintahan dan sudah teralisasi janji-janji Prabowo-Gibran," ungkap Sandri.

Terlebih, diakui Sandri, kritik Anies yang menyoroti program kesejahteraan rakyat telah dilaksanakan Prabowo-Gibran.

Baca juga : Mendagri Tito: Pemda Wajib Dukung Program Strategis Nasional

"Tiga masalah besar yang menjadi subtansi kritik dari Pak Anies Baswedan yakni urusan makan, urusan kerja dan urusan masa depan sudah terealisasi," ujarnya.

"Dari program Swasembada Pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih, sudah berjalan. Selain itu, soal urusan kerja Pemerintah mencangkan berbagai program untuk menekan turun angka pengangguran dan itu terbukti," sambungnya.

Sandri menjelaskan upaya Pemerintah untuk penciptaan lapangan kerja melalui program magang dan padat karya berhasil menekan angka pengangguran.

"Sangat efektif kok buktinya berdasarkan BPS (Badan Pusat Statistik) dibandingkan Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2025 berkurang sebesar 0,15 persen. TPT tercatat mengalami penurunan hingga menjadi 4,76 persen per Februari 2025," tegasnya.

Dia juga mencontohkan program nasional yang berhasil direalisasikan Prabowo-Gibran. Program untuk peningkatan keterampilan pekerja melalui pelatihan dan bantuan modal usaha misalnya Program Tenaga Kerja Mandiri, serta dukungan finansial bagi pencari kerja seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU)m

Baca juga : Haidar Alwi: Jalan Prabowo Harus Dijaga Dengan Nurani dan Kemandirian

Ada juga program Pemerintah daerah seperti job fair virtual dan aplikasi informasi ketenagakerjaan untuk menghubungkan pencari kerja dengan lowongan kerja yang tersedia.

Sandri berharap agar kritik terhadap Pemerintah harus subtantif berdasarkan data. Bukan sebatas retorika belaka.

"Kita semua memiliki tugas yang sama seperti Pak Anies yakni mengontrol dan mengkritik jalan Pemerintahan Prabowo-Gibran tapi harus berdasarkan data, realitas, fakta, bukan sebatas retorika belaka," pinta Sandri.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming yang dinilai semakin jauh dari prinsip integritas dan meritokrasi.

Hal itu disampaikan Anies saat menjadi pembicara di Dialog Kebangsaan yang digelar DPW Gerakan Rakyat Jawa Tengah di Ballroom UTC Semarang, Rabu (8/10/2025).

Baca juga : Aktivis Pemuda: Setahun Prabowo-Gibran Banyak Capaian Positif

Menurut Anies, praktik transaksional dalam birokrasi membuat jabatan publik tidak lagi ditentukan oleh kompetensi, tetapi koneksi dan kedekatan politik.

Selain itu, Anies mempertanyakan realisasi janji-janji besar Pemerintah yang telah berjalan satu tahun atau 20 persen dari masa jabatan lima tahun. Anies mengidentifikasi tiga keresahan utama masyarakat. Yakni urusan makan, kerja, dan masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.