Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo: Utang Whoosh Dibayar Rp 1,2 Triliun per Tahun, Duitnya Ada!
Selasa, 4 November 2025 14:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tak akan kesulitan membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Nilainya, kata dia, sekitar Rp 1,2 triliun per tahun.
“Pokoknya nggak ada masalah, karena itu kita bayar Rp 1,2 triliun per tahun,” ujar Prabowo seusai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
Menurut Prabowo, pembayaran utang itu bukan beban berat bagi negara. Sebab, proyek Whoosh membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Mulai dari mengurangi kemacetan, menekan polusi, hingga mempercepat waktu perjalanan.
Baca juga : Prabowo Pastikan Utang Kereta Whoosh Aman: Saya Tanggung Jawab
“Manfaatnya kan banyak, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan. Itu semuanya mesti dihitung,” ucap mantan Danjen Kopassus itu.
Prabowo juga mengungkap sumber dana pembayaran utang Whoosh. Ia menegaskan pemerintah memiliki cukup uang—bahkan sebagian berasal dari hasil rampasan korupsi yang berhasil diselamatkan negara.
“Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi, setelah diambil negara, saya hemat. Enggak saya kasih kesempatan. Jadi saudara, saya minta bantu saya semua, jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kita,” tegas Prabowo.
Baca juga : Perputaran Uang Capai Rp 976 Triliun, 51 Ribu ASN Main Judol
Presiden mengingatkan para pejabat untuk tidak korupsi agar uang negara bisa digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. “Kita mampu dan kita kuat. Duitnya kita ada, yang penting jangan bocor,” katanya.
Selain manfaat ekonomi dan sosial, Prabowo menyebut kehadiran Whoosh juga punya nilai strategis. Proyek ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini mampu menguasai teknologi perkeretaapian modern.
“Yang penting adalah kita kuasai teknologi. We are at the edge of best practice. Dan ini simbol kerja sama kita dengan China,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya