Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
OSO Pimpin Upacara Pemakaman Pembina KKI George The Tjiong Gie
Rabu, 5 November 2025 16:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Kushin Ryu M Karatedo Indonesia (KKI) Oesman Sapta Odang (OSO) menghadiri pemakaman Anggota Dewan Pembina KKI Ir. George The Tjiong Gie di Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat, Rabu (5/11/2025).
Hadir sejumlah tokoh seperti Ketua Dewan Pembina KKI Aburizal Bakrie, Guru Besar KKI asal Jepang Sensei Matsuzaki dan putranya Sawanori Matsuzaki, keluarga besar KKI, Dewan Guru dan Dewan Sabuk Hitam KKI, serta sejumlah pimpinan dan anggota Pasukan Elite TNI Kopassus seperti Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri atau Pussenif Letjen Iwan Setiawan.
OSO yang juga menjadi inspektur dan pembina upacara pemakaman, membacakan pidato dan berdoa memberi penghormatan terakhir.
"Semoga jalan dharma bakti almarhum jadi suri tauladan bagi kita semua. Semoga arwahnya diterima di tempat yang mulia di alam baka," ujar OSO di Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat, Rabu (5/11/2025).
Baca juga : Isu Pertalite Dan Upaya Melemahkan Pertamina
OSO bilang, George adalah sahabat lamanya sejak puluhan tahun lalu. Seorang sahabat yang sabar dan selalu mengalah. Termasuk terhadap dirinya yang dinilai nakal.
"Sahabat sejak muda. DAN-nya sama dengan saya, DAN 8. Sahabat yang sabar. Termasuk kepada saya yang katanya paling nakal. Dia adalah sahabat sejati," kenangnya.
Kata OSO, kepergian George menjadi sebuah kehilangan besar bagi KKI. Sebab, di KKI, solidaritas persahabatan dan kekeluargaan adalah yang utama.
"Di KKI, kekeluargaannya luar biasa erat dan kuat. Kami semua saling dekat dengan seluruh keluarga dewan guru. Saya bangga jadi murid KKI," ungkapnya.
Baca juga : Para Pejabat Bersedia Pakai Si Maung, Pemerintah Genjot Proyek Mobil Nasional
"Saya dan keluarga besar KKI berduka, berbela sungkawa amat dalam. Selamat jalan sahabatku George. Karateka, OSS," tutup OSO memberi hormat.
Serupa, Aburizal menyatakan, banyak kenangannya dengan George. "Beliau sahabat dan Sensei yang baik. Semoga diterima Tuhan Yang Maha Esa," doanya.
Sementara Letjen Iwan menyebut, sejak tahun 1967, George sudah melatih Kopassus sehingga korps ini semakin hebat.
"Saya pribadi dan atas nama korps Kopassus, turut berduka cita. Semoga jejak beliau bisa kami pelajari dan kami ikuti," harap mantan Danjen Kopassus ini.
Baca juga : KBRI Beijing Fasilitasi Wawancara Deputi Pemasaran Kemenpar Dengan CGTN
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Selain keluarga almarhum, puluhan anggota KKI memakai Karate Gi atau seragam karate berewarna putih dan prajurit Kopassus berbaret merah, berjejer rapi, memberi penghormatan terakhir kepada George.
Untuk diketahui, George yang juga angkatan pertama KKI Indonesia wafat Sabtu 1 November 2025 di usia 82 tahun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya