Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gempa M4,8 Tarakan: Pasien RS Yusuf SK Ngungsi Ke Luar Gedung, Bandara Rusak
Rabu, 5 November 2025 23:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap, getaran gempa M4,8 yang mengguncang Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (5/11/2025) pukul 17.37 WIB, telah menyebabkan dua unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak sedang, tiga pusat perbelanjaan, serta RS Yusuf SK dan Bandara Juwata Tarakan terdampak.
Menurut laporan BNPB, saat ini pasien RS Yusuf SK masih berada di luar gedung, demi menghindari potensi bahaya jika terjadi gempa susulan.
Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan masih terus melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan.
Baca juga : Gempa M4,2 Guncang Kabupaten Bandung, Getaran Terasa Di Cianjur
Menurut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa M4,8 Tarakan berlokasi di 3.33 Lintang Utara dan 117.82 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di laut, berjarak 24 kilometer arah tenggara Kota Tarakan. BMKG meyakini, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa dilaporkan terasa kuat di Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Rejo, dan Kelurahan Mamburungan.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Tarakan telah melakukan monitoring pascagempa dan berkoordinasi dengan BMKG Kota Tarakan, BPBD Provinsi Kalimantan Utara, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat proses pendataan dan penilaian kerusakan.
Baca juga : Gempa M4,0 Getarkan Kabupaten Sukabumi, Kedalaman 93 Km
BNPB menghimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak dan memastikan tempat tinggalnya aman sebelum kembali ke dalam rumah.
Selain itu, BNPB juga mendorong masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB terkait perkembangan situasi.
Baca juga : Kotak Kosong Manggung Lagi Di PSU Banjarbaru
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya