Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bamsoet Minta Putra Putri 3 Matra TNI Jaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa
Senin, 24 November 2025 20:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menerima para pengurus pusat Perkumpulan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), Persatuan Putra Putri Angkatan Udara (PPP AU), serta Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPP AL). Dalam pertemuan itu, Bamsoet, sapaan akrab Bambang, meminta Keluarga Besar Putra Putri Tiga Matra TNI menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.
Putra putri Keluarga Besar Tiga Matra TNI termasuk juga organisasi induk Keluarga Besar Putra Putri TNI-Polri (FKPPI). Bamsoet mengharapkan mereka mampu mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mengawal suksesnya program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Bamsoet, kolaborasi antara pemerintah, TNI, purnawirawan, dan keluarga besar TNI diperlukan agar agenda pembangunan nasional berjalan efektif dan berdampak luas kepada masyarakat. Peran keluarga besar TNI sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Baca juga : Tito Minta Kepala Daerah Siaga Dan Petakan Zona Rawan Bencana
“Mereka punya modal sosial, pengalaman pengabdian, dan kepercayaan masyarakat. Kekuatan ini perlu difokuskan untuk membantu pemerintah memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Bamsoet, saat menerima para pengurus Keluarga Besar Tiga Matra TNI di Jakarta, Senin (24/11/2025).
Hadir dari HIPAKAD Ketum Hariara Tambunan, Yogi Soepa'at dan Sekjen Agus Miftah. FKPP AL hadir Ketum Ariadi dan Sekjen Imam Pusbaya. Sementara PPP AU hadir Sekjen Tito Kustalin, Waketum Amos Andi serta Mustika.
Bamsoet memaparkan, jejaring keluarga besar TNI termasuk yang ada di FKPPI memiliki kekuatan sosial yang tersebar hingga lapisan masyarakat paling bawah. Kekuatan tersebut penting untuk memastikan program-program utama pemerintah, seperti ketahanan pangan, penguatan industri pertahanan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan sosial mencapai tujuan dengan tepat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Ajak Warga Malang Rasakan Keseruan MyPertamina WikenFES
"Semisal, langkah Presiden Prabowo memperkuat kemandirian pertahanan nasional melalui penandatanganan sejumlah kontrak industri pertahanan pada ajang Indo Defence 2025, serta peningkatan fasilitas 20 rumah sakit TNI di berbagai daerah. Program ini membutuhkan dukungan untuk memastikan pelaksanaannya diawasi dengan disiplin, transparan, dan mengutamakan kepentingan rakyat," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, pada sektor ketahanan pangan, pemerintah saat ini tengah memperkuat cadangan beras nasional dalam menghadapi gejolak global dan bencana iklim. Data Kementerian Pertanian mencatat cadangan beras nasional pada tahun 2025 mencapai di atas tiga juta ton, angka tertinggi dalam dua dekade terakhir. Pemerintah juga memperluas skema serapan gabah petani dan memperkuat cadangan daerah untuk menjaga stabilitas harga.
“Di sinilah Putra putri Keluarga Besar Tiga Matra TNI dan FKPPI bisa berperan nyata. Dengan jaringan kuat di desa-desa dan kemampuan organisasi yang teruji, mereka bisa membantu mengawasi distribusi, mencegah penyimpangan, dan memastikan petani serta masyarakat mendapatkan manfaat langsung,” urai Bamsoet.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Bangun SPBUN di Lampung Timur
Dosen tetap program studi doktor ilmu hukum Universitas Borobudur, Universitas Jayabaya, dan Universitas Pertahanan ini juga menyoroti nilai-nilai Sapta Marga dan semangat bela negara yang menjadi identitas moral keluarga besar TNI. Nilai seperti disiplin, integritas, keteladanan, dan loyalitas kepada bangsa dapat menjadi fondasi etika publik dalam menjalankan program pembangunan. Selain penting pula menjaga prinsip konstitusional dan ruang demokrasi.
“Dukungan Keluarga Besar Tiga Matra TNI dan FKPPI terhadap pemerintah harus bersifat inklusif, menjaga persatuan nasional, dan menghormati supremasi sipil dalam tata kelola negara. Jika berjalan dengan benar, kekuatan sosial TNI dan rakyat akan menjadi pilar besar menuju Indonesia Emas,” pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya