Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dalami Dugaan Illegal Logging, Satgas PKH Tinjau Kawasan Hutan di Sumatera
Jumat, 5 Desember 2025 17:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah terjun ke lokasi banjir bandang di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Satgas PKH juga melihat langsung kawasan hutan di tiga provinsi itu terkait temuan kayu gelondongan yang diduga hasil illegal logging atau pembalakan liar.
Baca juga : KADIN Jaktim dan YSKA Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera
"Di samping memberikan bantuan, tim Satgas PKH juga sudah bergerak mendatangi beberapa lokasi yang diduga adanya perbuatan-perbuatan yang merusak lingkungan hidup, sehingga rusaknya ekosistem," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025).
Anang menambahkan, kedatangan tim Satgas PKH ke lokasi untuk menggali informasi terkait dugaan pembalakan liar di kawasan hutan. Menurutnya, pencarian informasi sudah dilakukan sejak kemarin.
Baca juga : Menko PMK: Satgas PKH Sudah Dikerahkan, Usut Gelondongan Kayu Di Banjir Sumatera
Menurutnya, pendalaman dilakukan hanya untuk kawasan hutan yang diduga rusak hingga mengakibatkan banjir bandang.
Namun, bila nanti ditemukan bahwa bencana turut diakibatkan pembukaan galian tambang ilegal, maka bakal dilakukan pendalaman lebih jauh.
Baca juga : Waskita Karya Salurkan Ratusan Bantuan ke Kawasan Bencana di Sumatera
"Kalau memang nanti ditemukan ada pihak-pihak yang terlibat melakukan tindak pidana, pasti akan diproses secara hukum, pastinya. Tapi kan kita tidak bisa serta-merta, harus mendalami dahulu," imbuhnya.
Diketahui, musibah banjir bandang menerjang tiga provinsi di Sumatera sejak akhir November 2025 lalu. Berdasarkan data BNPB hingga Kamis (4/12/2025) pukul 16.00 WIB, total korban jiwa sudah menyentuh 836 jiwa akibat banjir dan longsor. Sementara sebanyak 518 orang masih dinyatakan hilang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya