Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemulihan Infrastruktur Akibat Bencana Sumatera Dikebut
8 Dari 35 Jembatan Berhasil Diperbaiki
Selasa, 16 Desember 2025 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera terus dikebut. Hingga kemarin, delapan dari total 35 jembatan yang rusak, berhasil diperbaiki. Sejumlah rumah sakit pun mulai beroperasi.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo mengatakan, jembatan-jembatan tersebut telah kembali difungsikan untuk men dukung mobilitas warga. Sedikitnya delapan jembatan yang terdampak banjir bandang telah berhasil diperbaiki.
“Salah satunya Jembatan Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh, yang kini sudah bisa dilalui masyarakat,” kata Joko di Banda Aceh, Senin (15/12/2025).
Baca juga : “Kak, Apa Ada Pembalut Dan Pampers..?”
Ia menjelaskan, percepatan pemulihan pascabencana dilakukan secara terpadu oleh TNI bersama relawan dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Perbaikan infrastruktur vital, terutama jembatan, menjadi prioritas untuk memulihkan konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi warga.
“Di tiga provinsi terdampak bencana terdapat 35 titik jembatan yang masih dalam proses pengerjaan. Hingga saat ini, delapan jembatan telah berhasil diselesaikan,” ujarnya.
Selain Jembatan Teupin Mane, perbaikan juga dilakukan pada sejumlah jembatan di jalur penghubung Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah. Di sepanjang jalur sekitar 40 kilometer tersebut, masih terdapat lima jembatan yang pengerjaannya terus dikebut.
Baca juga : Bencana Sumatera Tak Berdampak Negatif, Purbaya: Ekonomi Tetap Tumbuh Positif
“Kami berharap jalur darat dari Bireuen hingga Bener Meriah segera kembali terhubung sepenuhnya. Saat ini lima jembatan masih dalam tahap penyelesaian,” kata Joko.
Percepatan perbaikan jembatan diharapkan dapat memperlancar arus logistik, memudahkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.
Masyarakat meluapkan rasa gembira setelah Jembatan Teupin Mane, Bireuen sudah kembali berfungsi. (Foto: Dok. Puspen TNI)
Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu dengan kembali terbukanya akses penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi tumpuan aktivitas sehari-hari.
Baca juga : Penembakan Maut Di Pantai Bondi, Seorang Tukang Buah Jadi Pahlawan
“Sejumlah warga juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran pemerintah dan TNI atas percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Joko.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan, seluruh rumah sakit yang terdampak bencana di wilayah Sumatera telah kembali beroperasi. “Alhamdulillah, sekarang 100 persen rumah sakit sudah mulai beroperasi kembali, meskipun secara bertahap,” ujar Budi di Istana Negara, Senin (14/12/2025).
Sebelumnya, sebanyak 41 rumah sakit sempat tidak berfungsi akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025. Layanan yang dipulihkan lebih dulu adalah instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang operasi. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya