Dark/Light Mode

Polri Bersihkan Lumpur Banjir Bandang Di Jalan Lintas Aceh Tamiang

Rabu, 17 Desember 2025 22:23 WIB
Personel Polri membersihkan lumpur dan sampah banjir bandang di ruas jalan perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (17/12/2025).
Personel Polri membersihkan lumpur dan sampah banjir bandang di ruas jalan perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (17/12/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Personel Polri yang tergabung dalam Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2025 Gelombang II membersihkan lumpur dan sampah material banjir bandang di ruas jalan lintas perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pembersihan lumpur dan sampah tersebut untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak langsung bencana alam di kabupaten tersebut.

Baca juga : Bapanas Terapkan Skema Kolektif, Bantuan Pangan Aceh Tamiang Dipercepat

"Pembersihan material banjir bandang tersebut dilaksanakan sejak Selasa (16/12/2025). Pembersihan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana," katanya.

Menurut Joko Krisdiyanto, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir, sekaligus untuk memulihkan kondisi lingkungan serta kelancaran aktivitas masyarakat.

Baca juga : Pasca Banjir Sumut, Menteri PU Sebut Jalan Lintas Timur Sudah Bisa Dilalui

"Dengan dilaksanakannya pembersihan ini, diharapkan suasana kota kembali bergairah, arus lalu lintas dapat berjalan lancar, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal," kata Joko Krisdiyanto.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh per Selasa (16/12), sebanyak 216 kampung atau desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang terdampak bencana banjir bandang yang terjadi akhir November 2025.

Baca juga : Misi Pertahankan Gelar, Barcelona Hadapi Guadalajara

Sedangkan korban terdampak sebanyak 298 ribu lebih dari 75 ribu keluarga. Jumlah pengungsi mencapai 208 ribu jiwa dan 57 ribu keluarga yang tersebar di 475 titik pengungsian.

Sedangkan secara keseluruhan wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh sebanyak 3.678 desa tersebar dalam 225 kecamatan di 18 dari 23 kabupaten kota. Sementara, korban terdampak sebanyak 1,99 juta jiwa dari 524 keluarga serta total pengungsi sebanyak 481 ribu dari 131 ribu keluarga yang tersebar di 2.192 titik pengungsian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.