Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Terus Dilanjutkan
Rabu, 24 Desember 2025 19:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa langkah penertiban kawasan hutan dan penyelamatan kekayaan negara yang saat ini dilakukan pemerintah baru merupakan tahap awal. Ke depan, penertiban akan dilakukan secara lebih masif.
Menurut Prabowo, temuan yang terungkap sejauh ini hanyalah “ujung” dari praktik penyimpangan besar yang telah merugikan bangsa dan negara selama puluhan tahun.
“Apa yang kita capai hari ini sesungguhnya baru ujung dari kerugian bangsa dan negara,” kata Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).
Ia menyebut praktik penyimpangan dalam pengelolaan kawasan hutan dan kekayaan negara telah berlangsung lama dan dilakukan secara sistematis oleh pihak-pihak yang mengedepankan keserakahan.
Baca juga : 688 Ribu Hektare Kawasan Hutan Konservasi Diserahkan Untuk Dipulihkan
“Mereka berani melecehkan negara, menganggap pejabat di setiap eselon bisa dibeli dan disogok,” tegas Prabowo.
Sejak menerima mandat sebagai Presiden, Prabowo menyatakan tekadnya untuk melawan korupsi dan perampokan kekayaan negara. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah membentuk Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) tiga bulan setelah dilantik.
Hasil kerja Satgas PKH, lanjut Prabowo, mulai menunjukkan dampak nyata dengan penyelamatan keuangan negara hingga sekitar Rp6 triliun. Meski demikian, ia menekankan angka tersebut masih jauh dari potensi kerugian negara yang sebenarnya.
“Ini baru permulaan. Jika diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” ujarnya.
Baca juga : Prabowo Tak Peduli Ditertawakan Saat Bicara Kekuatan Asing, Demi Lindungi Negara
Prabowo mengibaratkan negara sebagai tubuh manusia, sementara kekayaan negara adalah darah yang harus dijaga agar tidak terus-menerus bocor.
“Jika setiap hari bocor karena korupsi, penyelundupan, laporan palsu, dan suap, maka negara akan runtuh,” kata Prabowo.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara, meskipun tantangan yang dihadapi tidak ringan.
“Saya dipilih dan dilantik oleh rakyat Indonesia. Saya siap mengorbankan segalanya demi rakyat Indonesia. Bagi saya, itu adalah kehormatan,” tegasnya.
Baca juga : Bantuan Ke Aceh, Sumut Dan Sumbar Terus Digelontorkan
Prabowo juga memuji Satgas PKH sebagai patriot bangsa. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama lintas lembaga sebagai kunci keberhasilan dalam menjaga dan melindungi kekayaan negara.
“Sekali lagi, atas nama rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih. Mari kita teruskan perjuangan ini. Jangan gentar, jangan surut semangat. Kita berada di jalan yang benar dan mulia dalam membela kepentingan jutaan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Satgas PKH merupakan tim gabungan lintas lembaga pemerintah yang terdiri atas unsur TNI, Kejaksaan, Kepolisian, BPKP, BPN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Badan Informasi Geospasial, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta aparat kewilayahan.
Satgas PKH dibentuk melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 dengan tujuan mengembalikan fungsi kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal serta memulihkan hak negara atas kawasan hutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya