Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Rumah Mediasi Indonesia (RMI) Ifdhal Kasim mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menangani banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Ifdhal bahkan mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang rajin meninjau warga yang terdampak.
"Pemerintah telah bekerja dengan maksimal dan bersungguh-sungguh dalam menangani bencana banjir di Pulau Sumatera. Bahkan Presiden pun telah turun secara langsung ke daerah-daerah terkena bencana banjir dan longsor," kata Ifdhal, dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025).
Baca juga : KY Rekomendasikan 3 Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi Nonpalu 6 Bulan
Menurutnya, upaya pemulihan hanya akan berjalan apabila seluruh pihak mengedepankan kerja nyata dan gotong royong. Bukan terjebak dalam polemik penetapan status bencana nasional.
"Dengan fokus pada pemulihan bencana, pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan. Kemudian, pemerintah bisa mengutamakan pemenuhan hak-hak ekonomi dan sosial korban seperti penyediaan makanan, air bersih dan sanitasi, pakaian, serta rumah sementara yang layak," beber Ifdhal.
Baca juga : Pemerintah Ucapkan Terima Kasih Ke Dokter Dan Relawan Di Daerah Bencana
Selain itu, tambahnya, diperlukan pula percepatan perbaikan infrastruktur publik seperti pasar, sekolah, rumah sakit, dan jaringan listrik. “Inilah yang mendesak yang harus dilakukan pemerintah. Pemulihan situasi bencana ini merupakan kewajiban pemerintah,” ucapnya.
Ifdhal jug berharap pemerintah membentuk satuan tugas percepatan rekonstruksi. Dia bilang, satuan tugas ini bertujuan agar penanganan bencana memperoleh komando dalam mengambil langkah-langkah prioritas yang terorganisir, terencana, dan didukung anggaran yang memadai. Tujuannya untuk mempercepat proses rehabilitasi, rekonstruksi, serta pemenuhan hak-hak dasar ekonomi dan sosial korban bencana.
Baca juga : Tingkat Pemulihan Jaringan BSI Capai 98,15 Persen Di Aceh
"Perbaikan infrastruktur yang hancur akibat banjir memerlukan kerja yang terorganisir, terencana, terukur, dan sistematis, serta tidak dapat dilakukan secara sporadis. Harapannya, dengan dibentuknya satuan tugas ini, kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah dapat kembali tumbuh," pungkas Ifdhal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya