Dark/Light Mode

Seabad Jam Gadang, Bukittinggi Gelar Festival Global

Kamis, 1 Januari 2026 14:14 WIB
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang 2026 diharapkan menjadi momentum menumbuhkan kembali kecintaan warga terhadap Kota Bukittinggi serta warisan sejarah dan budaya daerah. [Foto: Dok]
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang 2026 diharapkan menjadi momentum menumbuhkan kembali kecintaan warga terhadap Kota Bukittinggi serta warisan sejarah dan budaya daerah. [Foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - Peringatan 100 Tahun Jam Gadang pada 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kecintaan warga terhadap Kota Bukittinggi, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap warisan sejarah dan budaya daerah. Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, seusai rapat persiapan International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4), Rabu (31/12/2025), di ruang kerjanya.

Rapat tersebut digelar dalam rangka mematangkan persiapan peringatan seabad Jam Gadang yang akan diramaikan oleh berbagai kegiatan, termasuk IMLF-4. Hadir dalam rapat itu sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Nauli Handayani, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rofie Hendria, Sekretaris Dinas Pendidikan Yudhi Hidayat, Kepala Dinas Kominfo, Kepala UPT Bung Hatta, serta OPD terkait lainnya.

Baca juga : Gandeng CCG, KBRI Beijing Gelar Forum Think Tank Indonesia-China

Rapat juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, selaku Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Jam Gadang, Ketua IMLF-4 Sastri Bakry, Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung, serta Bendahara IMLF Siska Saputri.

Menurut Ibnu Asis, peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan digali dari berbagai perspektif, mulai dari sejarah, ekonomi kreatif, pariwisata, sosial, pendidikan, tata kota, hingga sastra, budaya, dan adat. Nilai-nilai kehidupan yang tumbuh bersama Jam Gadang akan kembali diangkat dan diperbincangkan melalui berbagai kegiatan sepanjang tahun.

Baca juga : Bos OJK: Sektor Jasa Keuangan Tahan Banting Di Tengah Tekanan Global

“Melalui peringatan ini, kita ingin membangkitkan keingintahuan masyarakat terhadap sejarah Bukittinggi dari berbagai aspek, sehingga tumbuh kepedulian dan kecintaan terhadap kota ini,” ujar Ibnu Asis.

Rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026, dengan berbagai agenda resmi seperti seminar, diskusi panel, talkshow, lomba, hingga festival literasi yang berpusat di kawasan Jam Gadang.

Baca juga : Muhammadiyah Pagedangan Gelar Senam Bersama dalam HSB Kelima

Ibnu Asis juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga citra kota. Menurut dia, tanpa kepedulian bersama, ikon kota seperti Jam Gadang berpotensi kehilangan wibawanya akibat persoalan kebersihan, kenyamanan, dan keamanan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.