Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tahun Baru Di Tapsel Dan Aceh Tamiang, Prabowo: Ini Kewajiban Pemimpin
Kamis, 1 Januari 2026 17:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Mengawali tahun 2026, Kamis (1/1/2026), Prabowo langsung meninjau hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
“Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan, dan hari ini saya kembali ke Aceh Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten dengan dampak bencana paling besar,” ujar Prabowo saat memimpin rapat koordinasi usai meninjau sejumlah unit hunian yang telah selesai dibangun.
Baca juga : Dari Tapsel, Prabowo Lanjut Ke Aceh Tamiang Cek Pembangunan Huntara
Rapat koordinasi tersebut dihadiri 10 anggota Kabinet Merah Putih, 15 direktur utama BUMN, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Bupati Aceh Tamiang.
Prabowo menjelaskan, kehadirannya di sejumlah lokasi bencana sejak awal tahun dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab, meski ia tidak dapat mendatangi seluruh wilayah terdampak dalam waktu bersamaan.
“Banyak kabupaten lain bertanya mengapa Presiden belum sampai. Saya minta maaf karena belum bisa ke semua titik. Saya hadir di lokasi-lokasi yang sedang ada kegiatan penting,” katanya.
Baca juga : Tahun Baru Di Pengungsian, Prabowo Serukan Gotong Royong Dan Jaga Alam
Meski demikian, Prabowo memastikan akan berupaya mengunjungi daerah-daerah lain yang terdampak bencana besar. “Saya sudah sampaikan kepada gubernur dan Menteri Dalam Negeri, insya Allah saya akan tetap mendatangi daerah-daerah dengan dampak yang besar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada warga terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa mengawali tahun baru di lokasi bencana merupakan bagian dari kewajiban seorang pemimpin.
“Saya kira ini memang kewajiban kita. Saya berterima kasih karena semua unsur turun ke lapangan. Hampir semua pejabat kementerian dan lembaga berinisiatif hadir dan berbagi,” katanya.
Baca juga : Tahun Baru 2026, Persija Gas Pol Jelang Laga Kontra Persijap
Menurut Prabowo, kehadiran pejabat di lapangan bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan upaya untuk melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. “Kita datang bukan hanya untuk melihat, tetapi untuk mengetahui masalah, mencatat, dan mengambil keputusan,” ujarnya.
Prabowo juga menyinggung tantangan yang kerap dihadapi pemimpin, termasuk kritik, hujatan, hingga fitnah. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak boleh mematahkan semangat. “Semua itu kita terima sebagai koreksi. Walaupun fitnah, jika kita yakin itu tidak benar, justru menjadi pengingat agar kita tetap waspada,” katanya.
Ia menambahkan, pembuktian di lapangan menjadi cara terbaik untuk menjawab kritik.“Cara kerja saya berbasis bukti. Rakyat Indonesia percaya pada bukti. Karena itu, ketika menteri dan pejabat turun ke lapangan, mereka tidak datang untuk wisata, tetapi untuk melihat, memahami, dan mengambil keputusan,” tutur Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya