Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Banten Catat Lonjakan Produksi Padi, Andra Soni: Ini Buah Kebijakan Presiden
Jumat, 9 Januari 2026 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kinerja sektor pertanian Provinsi Banten mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2025. Produksi padi naik tajam seiring meluasnya areal panen, memperkuat posisi Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, produksi padi daerahnya meningkat 16,84 persen, lantaran perluasan luas panen yang kini mencapai 349.288 hektare. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari sinergi kebijakan pusat dan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni usai mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring dari kawasan Jalan Tasikardi–Banten Lama, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (7/1/2026).
“Luas panen Provinsi Banten tahun 2025 meningkat 16,84 persen, dari sekitar 299 ribu hektare menjadi 349.288 hektare. Sejalan dengan itu, produksi padi naik dari 1,5 juta ton menjadi 1,8 juta ton,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, kontribusi produksi beras terbesar berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Serang. Dia menilai, tren positif itu tak lepas dari kebijakan strategis Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga : Gerindra Juga Bantu Daerah Lain Yang Terdampak Bencana
Di antaranya, urai Andra, program penurunan harga pupuk, penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen, serta perbaikan infrastruktur irigasi, yang mendorong produktivitas petani.
“Ini semua terjadi berkat program Presiden Prabowo Subianto, yang dilakukan secara sinergis,” imbuhnya.
Menatap 2026, sambung dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) se-Provinsi Banten berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi pangan melalui perlindungan lahan pertanian.
“Pemprov Banten melindungi lahan persawahan melalui RT/RW dan program Lahan Sawah Dilindungi (LSD),” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur juga menyerahkan bantuan bibit unggul varietas Inpari 32, Cakrabuana, dan Biosalin 1 dengan total satu ton kepada lima kelompok tani: Kertabakti, Cibesi, Sirandu, Tani Bakti, dan Sari Asih. Selain itu, 200 paket sembako turut disalurkan kepada warga sekitar.
Baca juga : Penyidik Kejaksaan Agung Cocokkan Data Ke Kemenhut
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas capaian swasembada pangan nasional yang berhasil diraih hanya dalam satu tahun pemerintahan.
“Saat dilantik, saya targetkan empat tahun. Ternyata satu tahun kita swasembada pangan,” ujar Prabowo saat melakukan pidato secara virtual, Rabu (7/1/2025).
Menurut Prabowo, swasembada pangan adalah kemenangan strategis bangsa dan fondasi utama kedaulatan negara.
“Tidak mungkin bangsa merdeka kalau urusan makan masih tergantung bangsa lain,” sebutnya.
Presiden juga memaparkan agenda lanjutan ketahanan pangan nasional, mulai dari swasembada jagung, pengembangan bioenergi, hingga pembukaan 1.100 desa nelayan dan pembangunan kolam ikan pada 2026 untuk menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 55 juta anak.
Baca juga : Diserahkan Danantara Kepada Pemkab Aceh Tamiang, 600 Unit Huntara Siap Ditempati
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan, produksi beras nasional 2025 mencapai 34 juta ton dengan stok cadangan 3,2 juta ton. Kesejahteraan petani turut membaik, tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 125.
“Swasembada beras adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih atas arahan Presiden,” pungkasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya