Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dongkrak Taraf Hidup Nelayan, Prabowo Gandeng Inggris Bangun 1.500 Kapal Ikan
Rabu, 21 Januari 2026 11:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Perdana Menteri Inggris terkait kesepakatan kemitraan strategis baru (new strategic partnership) antara Indonesia dan Inggris. Prabowo memandang Inggris sebagai mitra krusial yang memiliki keunggulan teknologi dan pendanaan kuat untuk mendukung ekonomi nasional.
"Kita memandang UK, Inggris, sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan, finance yang sangat kuat," ujar Prabowo dalam keterangan persnya di London, Selasa (20/1/2026).
Prabowo menyebut Inggris sangat berminat untuk menanamkan investasi di Indonesia. Ia meyakini kerja sama ini akan memberikan keuntungan timbal balik bagi kedua negara, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan dukungan finansial dari Inggris.
Baca juga : Bamsoet Dukung Prabowo Gandeng Kampus Elite Inggris Tingkatkan SDM
Di sektor maritim, Prabowo menegaskan bahwa Inggris akan mendukung rencana besar Indonesia untuk membangun 1.500 kapal ikan. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki taraf hidup di desa-desa nelayan serta meningkatkan konsumsi protein masyarakat yang dinilai masih rendah.
"Mereka akan dukung rencana kita untuk membangun pertama 1.500 kapal ikan. Karena kita mau besar-besaran investasi itu. Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, kita ingin meningkatkan kualitas hidup para nelayan kita," kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyoroti pentingnya sektor maritim mengingat tiga perempat wilayah Indonesia adalah laut. Investasi besar-besaran di bidang ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional secara strategis.
Baca juga : Di Tengah Proses Serah Terima, Meikarta Hidupkan Kawasan Dengan Aktivitas Publik
Selain sektor ekonomi dan maritim, Prabowo juga menjajaki kerja sama di bidang pendidikan dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris.
Saat ini, beberapa universitas Inggris sudah menjalin kolaborasi dengan kampus-kampus besar di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), bahkan telah membuka cabang di Singosari dan Bandung.
"Kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia," tegasnya.
Baca juga : Bongkar Tiang Monorel, Pramono Dikawal Bang Yos, KPK Dan Kejaksaan Tinggi
Fokus kerja sama pendidikan ini akan diarahkan pada bidang-bidang yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini, yakni sektor digital dan teknologi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya