Dark/Light Mode

Diskominfo Jabar Pasang Internet Satelit di Lokasi Longsor Bandung Barat

Selasa, 27 Januari 2026 14:47 WIB
Diskominfo Jawa Barat memasang jaringan internet satelit di lokasi longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk mendukung komunikasi dan penanganan bencana.
Diskominfo Jawa Barat memasang jaringan internet satelit di lokasi longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk mendukung komunikasi dan penanganan bencana.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat menyediakan jaringan internet berbasis satelit di lokasi longsor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk mendukung kelancaran komunikasi dan penanganan bencana.

Sebanyak dua unit perangkat jaringan internet dipasang di sekitar lokasi longsor. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan kehadiran jaringan internet membuat komunikasi di lapangan berjalan lancar, sekaligus mendukung pengolahan data secara optimal.

“Kami menghadirkan jaringan internet yang stabil sehingga memudahkan penanganan longsor,” ucap Adi di Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).

Selain menyediakan jaringan internet, Diskominfo Jawa Barat juga mengerahkan drone untuk mengambil gambar udara lokasi longsor.

Baca juga : Polda Jabar Klarifikasi 108 Orang Hilang Dalam Musibah Longsor Bandung Barat

Data visual tersebut akan diolah menjadi bahan pemetaan sebagai dasar Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam mengambil kebijakan penanganan bencana.

Diskominfo Jawa Barat turut membuka pusat informasi di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Pusat informasi ini bertujuan menyediakan data dan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait kondisi dan penanganan longsor di wilayah tersebut.

Dukungan penanganan bencana juga datang dari Dinas Sosial Jawa Barat melalui Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

Tim tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan mental terhadap 105 pengungsi yang berada di Aula dan GOR Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).

Baca juga : Pemerintah Terjunkan Lima Klaster Terpadu Tangani Longsor Bandung Barat

Ketua Tim Pelayanan dan Pemulihan Sosial Rudy mengatakan pemeriksaan dilakukan menggunakan instrumen Self Reporting Questionnaire 20 (SRQ-20) untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mental penyintas pascabencana.

Pemeriksaan difokuskan pada tingkat stres, kecemasan, serta potensi gangguan psikologis lainnya terhadap penyintas terdampak langsung longsor, mulai dari usia remaja hingga lanjut usia.

Selain itu, kesehatan fisik pengungsi juga dipantau oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat, Kementerian Kesehatan, serta mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani.

Sementara itu, pada hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, tim SAR gabungan menyerahkan sembilan kantong jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Barat, Senin (26/1/2026).

Baca juga : Wapres Gibran Tinjau Lokasi Longsor Di Bandung Barat

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, total kantong jenazah yang telah diserahkan kepada DVI Kepolisian Daerah Jawa Barat sejak Sabtu (24/1/2026) hingga Senin mencapai 34 kantong.

Dari jumlah tersebut, tim SAR gabungan telah menerima identitas 17 korban yang berhasil diidentifikasi. Pencarian korban longsor akan dilakukan selama 14 hari sejak penetapan status tanggap darurat bencana pada Sabtu (24/1/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.