Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Andra Soni Terima Anugerah sebagai Gubernur Peduli Infrastruktur Desa
Selasa, 3 Februari 2026 22:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komitmen Gubernur Banten Andra Soni dalam mendorong pembangunan infrastruktur perdesaan berbuah apresiasi. Melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Andra Soni menerima anugerah sebagai Gubernur Peduli Infrastruktur Desa.
Anugerah tersebut diserahkan dalam sebuah acara di Aston Kartika Grogol Hotel and Conference Center, Jakarta, Rabu (3/2/2026). Andra Soni mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan bagi program Bangun Jalan Desa Sejahtera. “Program ini sejatinya merupakan intervensi terhadap kewenangan yang dimiliki kabupaten dan desa terkait pembangunan infrastruktur desa,” terangnya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur merupakan tugas pemerintah yang harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan perhatian khusus pada pembangunan infrastruktur desa sebagai bagian dari upaya membangun dari bawah dan mempercepat pemerataan ekonomi.
Baca juga : Diperiksa KPK Sebagai Tersangka, Yaqut Banyak Diam
“Selama ini pembangunan jalan desa kerap dianggap hanya menjadi kewenangan desa atau kabupaten. Namun tahun ini, bersama Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, kami menetapkan bahwa pembangunan infrastruktur desa juga menjadi kewajiban gubernur dan wakil gubernur,” katanya.
Melalui program Bang Andra, Pemprov Banten melakukan intervensi pembangunan poros desa. Langkah tersebut diambil karena masih terdapat desa-desa di Banten yang memiliki keterbatasan anggaran dana desa untuk pembangunan infrastruktur.
“Program ini memang belum menyelesaikan seluruh persoalan. Namun, ini menjadi landasan sekaligus acuan ke depan bahwa jalan desa harus menjadi perhatian bersama agar ekonomi desa tumbuh, sejalan dengan Asta Cita ke-6, yakni membangun dari bawah dan membangun dari desa,” imbuh Andra Soni.
Baca juga : Pemulihan Infrastruktur Bencana Berjalan Optimal
Ia menjelaskan, anggaran program Bangun Jalan Desa Sejahtera bersumber dari hasil efisiensi anggaran pemerintah daerah, melalui relokasi belanja seremonial, kunjungan kerja, dan kegiatan sejenis ke pembangunan jalan desa.
Pada 2025, Pemprov Banten telah membangun 62 ruas infrastruktur desa yang terdiri atas 61 ruas jalan desa dan satu jembatan. Ke depan, anggaran program tersebut akan dilipatgandakan dengan sasaran yang lebih luas, seiring program pembangunan yang juga dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.
“Harapannya, jalan-jalan desa ini dapat menghubungkan potensi ekonomi yang ada di desa serta mengurangi disparitas antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Insya Allah, perlahan tapi terus kita kerjakan,” jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya