Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jawab Tudingan Otoriter, Prabowo: Saya Sepenuhnya Demokratis
Jumat, 13 Februari 2026 19:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto merespons tudingan sebagian kalangan yang menyebut dirinya memiliki kecenderungan otoriter. Kepala Negara menegaskan, Indonesia tetap berada dalam koridor demokrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Menurut Prabowo, sistem demokrasi yang berjalan saat ini justru mengantarkannya terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Kalau tidak ada demokrasi, saya tidak jadi presiden,” kata Prabowo.
Baca juga : Warga Madiun Dan Sekitarnya Berharap Bisa Segera Dapat Menikmati MBG
Ia menekankan, proses politik yang berlangsung di Indonesia tetap berlandaskan prinsip-prinsip demokrasi sebagaimana diatur dalam konstitusi.
Meski demikian, Prabowo menyinggung adanya kritik yang menyebut dirinya memiliki kecenderungan otoriter, terutama dalam konteks kebijakan penegakan hukum.
Ia menyatakan, dalam pemberantasan korupsi, kepemimpinan yang tegas kerap dianggap diperlukan oleh masyarakat.
Baca juga : Angga Raka Tegaskan, Diplomasi Prabowo Selalu Utamakan Kepentingan Nasional
“Kalau ditanya rakyat, jangan-jangan perlu juga ketegasan untuk melawan koruptor-koruptor itu,” ucap Prabowo, berkelakar.
Prabowo juga menyinggung adanya sejumlah negara yang menerapkan langkah keras terhadap pelaku tindak pidana korupsi.
Namun demikian, ia kembali menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan sistem demokrasi dalam setiap kebijakan pemerintahan.
Baca juga : Baru Tiba Dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Gelar Ratas Di Hambalang
“Saya sepenuhnya demokratis,” tegasnya.
Isu pemberantasan korupsi masih menjadi sorotan publik. Data KPK menunjukkan praktik korupsi masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola pemerintahan.
Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen memperkuat sistem hukum dan tata kelola yang bersih tanpa meninggalkan prinsip demokrasi yang menjadi fondasi negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya