Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Arus Balik Naik, Penyeberangan Gilimanuk–Ketapang Terpantau Lancar Terkendali
Senin, 23 Maret 2026 20:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang mulai meningkat. Meski trafik naik, layanan di kedua pelabuhan tetap berjalan lancar dan terkendali.
Sejak akhir pekan, pergerakan kendaraan terpantau stabil tanpa lonjakan antrean signifikan. Kondisi ini didukung pengaturan operasional yang adaptif serta kesiapan armada dan koordinasi lintas pihak.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan baik. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 26 hingga 28 Maret.
“Kami imbau pengguna jasa menghindari periode puncak agar perjalanan tetap nyaman tanpa antrean panjang,” ujar Yossianis, Senin (23/3/2026).
Ia juga mengingatkan pengguna jasa untuk membeli tiket secara mandiri melalui platform Ferizy. Penumpang diminta datang ke pelabuhan sesuai jadwal yang tertera pada tiket.
Baca juga : Arus Balik Sumatera–Jawa Meningkat, Layanan Penyeberangan Tertib dan Lancar
“Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Hindari pembelian melalui calo untuk mencegah kerugian,” tegasnya.
Selain itu, pengguna jasa diminta mengisi data identitas secara lengkap saat pemesanan tiket guna mendukung akurasi manifest dan keselamatan pelayaran.
General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko memastikan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk masih sesuai skenario pengendalian arus balik.
“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Proses bongkar muat berjalan cepat dan efisien,” jelasnya.
Ia menambahkan, optimalisasi jumlah perjalanan kapal dan pengaturan pola sandar menjadi kunci menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan volume kendaraan.
Baca juga : Arus Balik Meningkat, Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang Lancar Terkendali
Berdasarkan data operasional, peningkatan trafik terjadi cukup signifikan. Dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (22/3), tercatat 156 trip kapal dengan 23.929 penumpang, naik 9,5 persen dibanding tahun lalu.
Jumlah kendaraan mencapai 7.377 unit atau meningkat 14,3 persen. Didominasi kendaraan roda dua sebanyak 3.995 unit, diikuti roda empat 2.948 unit, truk 298 unit, dan bus 136 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 541.215 orang. Total kendaraan tercatat 172.689 unit.
Sementara itu, dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang tercatat 162 trip kapal dengan 26.424 penumpang. Total kendaraan mencapai 7.540 unit.
Lonjakan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.713 unit. Kendaraan logistik juga meningkat menjadi 288 unit, menandakan aktivitas distribusi barang tetap berjalan.
Baca juga : Layanan Penyeberangan Kembali Dibuka, Gilimanuk Tetap Lancar dan Terkendali
Secara kumulatif, pergerakan dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga Hari H mencapai 246.892 penumpang dengan 51.514 kendaraan.
ASDP memastikan kesiapan armada dan penguatan layanan digital terus dilakukan. Dengan distribusi trafik yang terjaga, arus balik di lintasan Gilimanuk–Ketapang diperkirakan tetap lancar hingga puncak periode Lebaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya