Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapolri Kawal Mudik Lebaran 2026, Fatalitas Lakalantas Turun 30,41 Persen
Rabu, 25 Maret 2026 11:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keseriusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 membuahkan hasil signifikan. Melalui Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan Korlantas Polri di bawah komando Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan secara signifikan.
Berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 tercatat sebanyak 238 orang. Angka ini turun 104 korban atau 30,41 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 342 orang.
Selain itu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 5,31 persen, dari 2.880 kejadian pada 2025 menjadi 2.727 kejadian pada 2026. Bahkan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak tercatat adanya kecelakaan menonjol secara nasional.
Baca juga : Arus Balik Lebaran 2026, Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan Kebijakan WFA
Kapolri memberikan perhatian penuh terhadap pengamanan mudik dan balik Lebaran sebagai operasi kemanusiaan terbesar setiap tahunnya. Seluruh jajaran Polri, khususnya Korlantas, diperintahkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan.
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, meskipun Operasi Ketupat 2026 telah resmi ditutup, pengamanan tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026, sesuai arahan Kapolri.
“Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri, malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib, dan kondusif tanpa kejadian menonjol,” ujar Agus di Semarang, Jawa Tengah, Rabu malam (25/3/2026).
Baca juga : Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima
Ia menegaskan, Polri masih terus mengawal arus balik karena masih terdapat sisa pergerakan masyarakat yang cukup besar.
“Masih ada sisa arus balik sebesar 42,29 persen yang akan terus kita kawal melalui KRYD hingga 29 Maret nanti. Tugas ini adalah kehormatan. Kita tidak boleh lelah dan tidak boleh capek melayani masyarakat, memastikan mereka kembali ke rumah dengan selamat dan aman,” tegasnya.
Kebijakan Kapolri untuk melanjutkan pengamanan melalui KRYD menunjukkan komitmen kuat Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, tidak hanya saat puncak arus mudik, tetapi hingga seluruh masyarakat kembali ke kota asal dengan aman.
Baca juga : Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Prima
Capaian penurunan fatalitas dan kecelakaan lalu lintas ini menjadi bukti nyata bahwa langkah strategis, sinergi lintas sektoral, serta kerja keras seluruh personel di lapangan berjalan efektif. Polri menegaskan, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama.
Dengan berakhirnya Operasi Ketupat 2026 dan dilanjutkannya KRYD hingga 29 Maret 2026, Polri memastikan seluruh rangkaian pengamanan mudik dan balik Lebaran tetap berjalan optimal hingga situasi lalu lintas kembali normal. Keseriusan Kapolri menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan tahun ini, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya