Dark/Light Mode

Digelar Di Monas, Bazar Rakyat Diserbu 200 Ribu Orang

Senin, 30 Maret 2026 07:50 WIB
Warga mengantre untuk mengambil paket sembako dalam kegiatan “Pasar Murah untuk Rakyat” di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Tedy Kroen/rm.id)
Warga mengantre untuk mengambil paket sembako dalam kegiatan “Pasar Murah untuk Rakyat” di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kawasan Monumen Nasional (Monas) berubah menjadi lautan manusia, Sabtu (28/3/2026). Sekitar 200 ribu warga menyerbu Bazar Rakyat yang digelar pemerintah, jauh melampaui target awal. 

Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong mendatangi kawasan Monas. Mereka rela berdesakan untuk memburu sembako murah, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga hadiah doorprize

Tak sedikit pula yang datang sekadar menikmati hiburan gratis yang disediakan.

Program bertajuk “Bazar dari Istana untuk Rakyat” ini digelar sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kebahagiaan pascalebaran. Perum BULOG bersama ID FOOD menyiapkan 100.000 paket sembako untuk masyarakat. 

Baca juga : Dampaknya Meluas, Putin Samakan Perang AS-Israel Vs Iran Dengan Covid-19

Kegiatan bazar berlangsung selama enam jam, mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Jumlah pesertanya mencapai 100.000 orang dari seluruh wilayah kota administrasi di DKI Jakarta. Untuk melayani warga, panitia menyiapkan lima tenda besar yang berisi total 100 stan. Setiap stan diperkirakan melayani sekitar 1.000 peserta. 

Dalam satu paket sembako, warga mendapatkan beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, satu ekor ayam, telur 1 kilogram, serta satu kaleng sarden. Paket ini menjadi buruan utama warga yang sudah datang sejak siang hari. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, bazar rakyat ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar suasana Idul Fitri dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang tidak mudik ke kampung halaman. 

“Bapak Presiden menginstruksikan kami, melalui Kementerian UMKM dan beberapa kementerian lainnya, untuk melaksanakan bazar, pasar murah, hiburan rakyat, serta permainan anak-anak,” ujar Teddy, Sabtu (28/3/2026). 

Baca juga : Kejagung Tetapkan Konglomerat Kalimantan Tengah Jadi Tersangka

Menurut Teddy, kegiatan ini juga terinspirasi dari tingginya antusiasme masyarakat saat acara serupa di Istana pada momen Lebaran. Karena itu, pemerintah berupaya memperluas kebahagiaan tersebut ke ruang publik. 

“Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa. Untuk pertama kalinya setelah Lebaran, di Monas dibuat acara seperti ini agar masyarakat bisa merayakan bersama,” katanya. 

Tak hanya sembako, pemerintah juga membagikan 100 ribu kupon belanja yang dapat ditukar dengan berbagai kebutuhan maupun produk UMKM. Selain itu, tersedia hiburan rakyat, permainan anak, hingga pembagian doorprize yang semakin menyemarakkan suasana. 

Antusiasme warga terus meningkat hingga malam hari. Jumlah pengunjung bahkan melampaui kapasitas awal. 

Baca juga : Golkar Jatim Konsolidasikan Kekuatan Hingga Tingkat Desa

“Tadi laporan dari Kapolda, lebih dari 100 ribu orang hadir sejak pukul 16.00 WIB dan terus bertambah hingga diperkirakan mencapai 200 ribu. Porsi makanan yang disiapkan 300 ribu dan hampir habis,” ucap Teddy. 

Ke depan, pemerintah membuka peluang agar kegiatan ini menjadi agenda rutin. 

“Ini pertama kali, tentunya Presiden ingin yang terbaik. Ke depan diharapkan bisa rutin,” pungkas Teddy. 

 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.