Dark/Light Mode

Bersyukur May Day di Monas Kondusif, Andi Gani Ungkap Ada Upaya Penyusupan

Sabtu, 2 Mei 2026 10:06 WIB
Ketua Panitia May Day 2026/Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (kiri) bersama Presiden Prabowo Subianto, dalam May Day 2026, di Monas, Jumat (1/5/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua Panitia May Day 2026/Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (kiri) bersama Presiden Prabowo Subianto, dalam May Day 2026, di Monas, Jumat (1/5/2026). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Panitia May Day 2026 yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya atas keberhasilan menggagalkan rencana kelompok yang diduga ingin menciptakan kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Andi Gani mengungkap, informasi terkait potensi gangguan tersebut telah ia terima sejak sepekan sebelum pelaksanaan May Day. 

Menyikapi hal itu, pihaknya langsung memperketat pengamanan internal dengan melibatkan satuan tugas khusus dari masing-masing konfederasi buruh.

Baca juga : Bayer Tancap Gas Menuju 2030, Andalkan Inovasi Dan AI Dongkrak Pertumbuhan

"Saya sudah mendapatkan informasi ini sejak seminggu lalu, sehingga kami memperketat penjagaan internal buruh dengan melibatkan Satgas khusus dari masing-masing konfederasi. Dengan begitu, kami bisa cepat mendeteksi adanya penyusupan," kata Andi Gani, di Jakarta, Sabtu (2/5/2026). 

Ia juga meminta Polda Metro Jaya untuk menindak tegas dan memproses hukum kelompok yang berupaya mengganggu jalannya perayaan May Day. Lebih lanjut, Andi Gani menyampaikan, rasa syukur karena perayaan May Day 2026 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan melibatkan sekitar 400 ribu buruh dapat berjalan aman dan kondusif tanpa gesekan.

Baca juga : Bertemu Ray Dalio, Prabowo Bahas Investasi Energi Hingga Pertumbuhan Ekonomi

"Dapat dibayangkan jika ada pemicu kerusuhan masuk ke dalam kegiatan dengan jumlah massa sebesar ini, tentu akan sangat berbahaya," ujarnya. 

Terkait insiden kerusuhan di Bandung, Andi Gani menegaskan, kelompok berpakaian hitam yang terlibat bukan berasal dari kalangan buruh. Ia pun meminta aparat kepolisian setempat untuk bertindak tegas tanpa kompromi terhadap para pelaku.

Baca juga : Bukber Hipmi, Momen Konsolidasi Sikapi Ketidakpastian Global

Selain itu, Andi Gani juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas komitmen dalam melindungi buruh Indonesia. Dia juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta jajaran TNI dan Polri yang telah melakukan pengamanan secara humanis selama puncak perayaan May Day 2026 di Monas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.