Dark/Light Mode

Prabowo Sebut Duit Rp 10,2 T Dari Satgas PKH Bisa Perbaiki 5.000 Puskesmas

Rabu, 13 Mei 2026 16:58 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan hasil kegiatan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berupa penyerahan uang denda administratif sebesar Rp 10,2 triliun dan lahan kawasan hutan seluas 2,3 juta hektare.

Menurut Prabowo, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sekitar 5.000 puskesmas di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan hasil kegiatan Satgas PKH di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Prabowo mengungkapkan, dirinya baru saja melakukan kunjungan ke sejumlah daerah terpencil dan mendapat laporan dari Menteri Kesehatan bahwa terdapat sekitar 10.000 puskesmas yang belum pernah diperbaiki sejak era Presiden RI ke-2 Soeharto.

Ia menyebut, biaya perbaikan satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Sehingga total kebutuhan anggaran mencapai Rp 20 triliun.

Baca juga : Disaksikan Prabowo, Satgas PKH Serahkan Rp 10,2 T ke Negara

“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas dengan uang Rp 10 triliun,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo juga mengungkapkan, dirinya mendapat informasi bakal ada tambahan pemasukan negara pada bulan depan.

Selain dari Satgas PKH yang diperkirakan kembali menyerahkan sekitar Rp 10 triliun, terdapat pula dana sekitar Rp 39 triliun dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Kalau bulan depan benar yang masuk Rpb10 triliun lagi dari Satgas plus Rp 39 triliun dari PPATK, berarti Rp 49 triliun. Berarti semua puskesmas dengan mudah kita perbaiki. Sekolah-sekolah yang belum diperbaiki, kita perbaiki,” tutur Kepala Negara.

Prabowo mengatakan, pemerintah pada tahun lalu telah memperbaiki 17 ribu sekolah melalui APBN. Sementara pada 2026, pemerintah tengah memperbaiki sekitar 70 ribu sekolah.

Baca juga : Prabowo Janji 1 Juta Hunian Terintegrasi Untuk Buruh, Bisa Nyicil 40 Tahun

“Tahun depan kita akan perbaiki 100 ribu sekolah, tahun depannya lagi 100 ribu sekolah, dan tahun depannya lagi kita selesaikan semua madrasah. Semuanya kita perbaiki dengan uang-uang yang kalau tidak kita selamatkan akan hilang dimakan koruptor dan para maling perampok tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin melaporkan hasil kegiatan Satgas PKH kepada Presiden Prabowo berupa penyerahan uang denda administratif sebesar Rp 10,2 triliun dan penguasaan kembali lahan kawasan hutan seluas 2,3 juta hektare.

“Pada hari ini, sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas kinerja kepada publik, kami melaporkan sekaligus menyerahkan uang hasil tindak lanjut penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH kepada negara melalui Kementerian Keuangan dengan total sebesar Rp 10,2 triliun,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin menjelaskan, dana tersebut berasal dari hasil penagihan denda administratif bidang kehutanan sebesar Rp 3,4 triliun dan penerimaan pajak PBB maupun non-PBB hasil pengawasan Satgas PKH sebesar Rp 6,8 triliun.

Selain itu, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan dari sektor perkebunan sawit dan pertambangan.

Baca juga : Jaksa Agung Setor Rp 11 T ke Negara dari Kegiatan Satgas PKH dan Perkara Korupsi

Dari sektor sawit, lahan yang berhasil dikuasai kembali mencapai 5,8 juta hektare, sedangkan dari sektor pertambangan mencapai 12.371,58 hektare.

Burhanuddin menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan kedaulatan hutan, sekaligus menyelamatkan kekayaan negara dari berbagai bentuk penyalahgunaan sumber daya alam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.