Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Idul Adha Di Rutan KPK
Yaqut Dibawakan Tempe, Noel Santap Nasi Kebuli
Kamis, 28 Mei 2026 07:50 WIB
Sebelumnya
Dalam kunjungan kali ini, Silviana mengamu membawakan bekal makanan untuk suaminya. Ia memilih nasi kebuli agar suasana Lebaran Haji lebih terasa.
"Karena ini hari Idul Adha jadi nasi kebuli, kan ciri khasnya kambing ya. Terus ada pastel, gorengan, terus ada minumannya es kelapa," jelasnya.
Selain berharap dapat merayakan Idul Adha bersama keluarga, Silviana juga berharap hakim dapat memutus perkara suaminya dengan adil. Meski demikian, ia menegaskan keluarganya akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan.
Baca juga : Ultah Ke-80, Trump Ngaku Masih Prima
"Kalau penginnya sih bebas ya. Ini kan ya keinginan seorang istri dan keluargalah. Tapi kalau emang nggak ini mah ya udah kita patuh dengan hukum yang berlakulah ya," tandas dia.
52 Tahanan Salat Di Masjid KPK
KPK memfasilitasi 52 tahanan kasus korupsi untuk salat Idul Adha di Masjid Al-Ikhlas Gedung Merah Putih KPK. Salah satu yang nampak ikut salat Id yakni Gus Yaqut. Dia mengenakan kaus putih berpadu sarung dan peci. Selain itu Bupati Pati Sudewo, tersangka atas kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, juga nampak melambaikan tangan ke awak media usai salat.
Puluhan tahanan KPK terlihat kompak mengenakan pakaian bernuansa putih. Setelahnya, para tersangka kembali dibawa ke ruang tahanan KPK bersama tahanan lainnya untuk dijenguk keluarga.
Baca juga : Titi Anggraini: Parpol Harus Serius Rekrut Kader Perempuan
Sementara itu, petugas melakukan pemeriksaan makanan yang dibawa pengunjung. Pemeriksaan dilakukan sejak pagi sebagai bagian dari prosedur pengamanan untuk memastikan barang bawaan yang masuk ke area rumah tahanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada momentum Idul Adha ini, pihak rutan membuka kesempatan kunjungan tatap muka bagi keluarga dan kerabat para tahanan. Layanan tersebut diberikan kepada seluruh pengunjung tanpa membedakan latar belakang agama, baik muslim maupun non-muslim.
Kebijakan itu dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi para tahanan tetap menjalin silaturahmi dan bertemu keluarga, maupun orang terdekat dalam suasana perayaan hari besar keagamaan.
Baca juga : Anis Byarwati: Jangan Korbankan Hak Pilih Rakyat
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo bilang, fasilitas ini wujud pemenuhan hak-hak dasar para tahanan.
Saat ini, dari total 62 orang tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1, terdapat 52 orang tahanan beragama Islam. Tahanan lainnya yaitu 5 orang beragama Kristen, 2 orang Katolik, 2 orang Budha, dan 1 orang Hindu.
"Adapun untuk kegiatan kunjungan keluarga dan kerabat bagi para tahanan dijadwalkan berlangsung hari Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB," ucap Budi. [UMM/FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya