Dark/Light Mode

Ara Resmi Pimpin DPP PIKI 2026-2031, Target Bentuk Pengurus Di 38 Provinsi

Senin, 1 Juni 2026 11:57 WIB
Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar beri sambutan saat menghadiri pelantikan Ketua Umum dan pengurus Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia Periode 2026-2031 di GPIB Paulus Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Foto: PIKI
Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar beri sambutan saat menghadiri pelantikan Ketua Umum dan pengurus Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia Periode 2026-2031 di GPIB Paulus Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Foto: PIKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Maruarar Sirait resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) Periode 2026-2031.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ini menggantikan Badikenita Sitepu, dan menargetkan pembentukan kepengurusan di 38 Provinsi.

Pelantikan berlangsung di GPIB Paulus Jakarta, Sabtu (30/5/2026) siang. Acara tersebut dihadiri sejumlah menteri kabinet merah putih, di antaranya Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, serta pimpinan perusahaan dan perbankan.

Dalam sambutannya, Ara sapaan akrab Maruarar ini menegaskan, PIKI akan menjadi wadah para intelektual Kristen untuk menyumbangkan gagasan dan kajian terhadap berbagai persoalan bangsa, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian hingga geopolitik internasional.

Baca juga : Kolaborasi JIEP & Gubernur DKI Tawarkan Peluang Investasi Untuk Pengusaha China

Menurutnya, pemikiran yang lahir dari kalangan akademisi, profesional, pengusaha, dokter, pengacara hingga tokoh gereja yang tergabung dalam PIKI akan menjadi masukan bagi pemerintah di berbagai tingkatan.

"Inteligensia itu adalah orang yang punya idealisme, punya prinsip yang benar, berpikir objektif, rasional dan jujur untuk menyumbangkan pikirannya bagi persoalan bangsa maupun kehidupan sehari hari," ujarnya.

Mantan anggota DPR RI empat periode ini menargetkan, kepengurusan PIKI terbentuk di seluruh 38 Provinsi dan sedikitnya 300 Kabupaten/Kota pada awal 2028.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PIKI dengan gereja, perguruan tinggi, organisasi mahasiswa Kristen, organisasi kepemudaan Kristen, serta Persekutuan Gereja gereja di Indonesia untuk memperkuat kontribusi umat Kristen dalam pembangunan bangsa.

Baca juga : Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Soroti Penggerak Akses hingga Pelosok

Dalam susunan kepengurusannya, Dewan Kehormatan PIKI diisi sejumlah tokoh nasional seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Hashim Djojohadikusumo, Bungaran Saragih dan Olly Dondokambey. Sementara posisi Wakil Ketua Umum diisi Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, Wakil Menteri Kesehatan, Benny Octavianus, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, serta sejumlah tokoh profesional dan pimpinan perusahaan.

"Ada juga beberapa pendeta, guru besar, pimpinan BUMN serta kalangan perbankan dari bank BUMN maupun swasta yang bergabung bersama kami," kata Ara, aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ini.

Menteri Tito mengucapkan selamat, dan berharap organisasi yang dipimpin Pak Ara tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya, peran aktif PIKI akan memperkuat penghormatan terhadap kelompok minoritas serta meningkatkan posisinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga : PKB Jakarta Angkat Pengurus Dari Kalangan Anak Muda

Sementara itu, Menag Nasaruddin menilai menjadi pemimpin yang tegas dengan identitas keagamaan di era saat ini bukanlah hal mudah. Ia menyoroti masih adanya kesenjangan antara umat dan ajaran agama yang dianut.

Menurutnya, kondisi ideal adalah ketika umat semakin dekat dan selaras dengan nilai nilai ajaran agamanya.

Diketahui, PIKI merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis Kristiani yang menghimpun para intelektual Kristen Indonesia untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Organisasi ini berdiri pada 19 Desember 1963 di Jakarta dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.